Minggu, 27 Desember 2015

Delapan Macam Angin Pembawa Rahmat Dan Adzab Menurut Tafsir

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Tanya:
Ibnu Abi Hatim menceritakan dari Ubaidilllah bin Amr, ia mengatakan, "Angin itu ada delapan macam, Empat diantaranya sebagai rahmat, dan empat lainnya sebagai adzab," Apa keempat angin yang merupakan rahmat tersebut dan apa pula angin yang merupakan adzab itu ?

Jawab:
A. Keempat angin yang merupakan rahmat adalah:
1. An-Nasyirat. Sebagaimana yang difirmankan Allah Ta'ala:
وَٱلنَّـٰشِرَٲتِ نَشۡرً۬ا
dan [malaikat-malaikat] yang menyebarkan [rahmat Tuhannya] dengan seluas-luasnya (Q.S. Al-Mursalat: 3).
2. Mubasyirat. Sebagaimana dalam firmanNya: 
وَمِنۡ ءَايَـٰتِهِۦۤ أَن يُرۡسِلَ ٱلرِّيَاحَ مُبَشِّرَٲتٍ۬ وَلِيُذِيقَكُم مِّن رَّحۡمَتِهِۦ وَلِتَجۡرِىَ ٱلۡفُلۡكُ بِأَمۡرِهِۦ وَلِتَبۡتَغُواْ مِن فَضۡلِهِۦ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ 
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira dan untuk merasakan kepadamu sebagian dari rahmat-Nya dan supaya kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya dan [juga] supaya kamu dapat mencari karunia-Nya; mudah-mudahan kamu bersyukur. (Q.S. Ar-Rum: 46).
3. Al-Mursalat. Seperti yang dijelaskan Allah Ta'ala dalam firmanNya: 
وَٱلۡمُرۡسَلَـٰتِ عُرۡفً۬ا 
Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan, (Q.S. Al-Mursalat: 1).
4. Adz-Dzariyat. Mengenai macam yang terakhir ini, Allah telah menjelaskan: 
وَٱلذَّٲرِيَـٰتِ ذَرۡوً۬ا (١) فَٱلۡحَـٰمِلَـٰتِ وِقۡرً۬ا (٢) فَٱلۡجَـٰرِيَـٰتِ يُسۡرً۬ا (٣) فَٱلۡمُقَسِّمَـٰتِ أَمۡرًا (٤
Demi [angin] yang menerbangkan debu dengan sekuat-kuatnya, (1) dan awan yang mengandung hujan, (2) dan kapal-kapal yang berlayar dengan mudah, (3) dan [malaikat-malaikat] yang membagi-bagi urusan , (4) [Q.S. Adz-Dzariyat: 1-4].

B. Sedangkan angin yang mengandung adzab adalah sebagai berikut:
1. Al-Aqim. Seperti firman Allah Ta'ala:
وَفِى عَادٍ إِذۡ أَرۡسَلۡنَا عَلَيۡہِمُ ٱلرِّيحَ ٱلۡعَقِيمَ
Dan juga pada [kisah] ’Aad ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan, (Q.S. Adz-Dzariyat: 41).
2. Sharshar. Sebagaimana firman Allah Ta'ala:
وَأَمَّا عَادٌ۬ فَأُهۡلِڪُواْ بِرِيحٍ۬ صَرۡصَرٍ عَاتِيَةٍ۬ 
Adapun kaum ’Aad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang, (Q.S. Al-Haqah: 6).
3. Al-'Ashif. Seperti firman Allah Ta'ala:
فَٱلۡعَـٰصِفَـٰتِ عَصۡفً۬ا
dan [malaikat-malaikat] yang terbang dengan kencangnya , (Q.S. Al-Mursalat: 2).
4. Al-Qashif. Hal ini telah dijelasakan dalam Al-Qur'an, berbunyi:
أَمۡ أَمِنتُمۡ أَن يُعِيدَكُمۡ فِيهِ تَارَةً أُخۡرَىٰ فَيُرۡسِلَ عَلَيۡكُمۡ قَاصِفً۬ا مِّنَ ٱلرِّيحِ فَيُغۡرِقَكُم بِمَا كَفَرۡتُمۡ‌ۙ ثُمَّ لَا تَجِدُواْ لَكُمۡ عَلَيۡنَا بِهِۦ تَبِيعً۬ا 
atau apakah kamu merasa aman dari dikembalikan-Nya kamu ke laut sekali lagi, lalu Dia meniupkan atas kamu angin taupan dan ditenggelamkan-Nya kamu disebabkan kekafiranmu. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolongpun dalam hal ini terhadap [siksaan] Kami. (Q.S. Al-Isra': 69).

               ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ                             
 “Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Sebarkan !!! insyaallah bermanfaat.
Sumber:
1001 Tanya-Jawab Tentang Al-Qur'an, hal. 55-56, Qasim Asyur, Penerbit: Pustaka Al-Kautsar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar