Rabu, 04 November 2015

Tips Memilih Dan Mengisi BBM Di SPBU Agar Tidak Dicurangi Takarannya

Berbagai thread di dunia maya sedang ramai tentang mengisi bensin di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) agar tak dirugikan. Salah satu caranya dengan memperhatikan kode angka yang tertera di SPBU. Bila diawali dengan dua digit 31, maka resmi dikelola langsung oleh Pertamina sementara lainnya swasta.
Thread ini mendapat tantangan dari banyak pihak yang menyebut kabar di atas hanya hoax belaka. Sehingga terjadi polemik di antara netters. Yang mana yang benar?
Di era sekarang ini semua barang­-barang mahal. Termasuk bahan bakar. Bahan bakar semakin mahal,maka jadilah konsumen yang cerdas agar tidak semakin dirugikan. Berikut adalah tiga kriteria yang menyajikan uraian isyu, penjelasan logis dan cara bijak, tinggal bagaimana anda mencernanya.

1. Tips Memilih SPBU

Isyu :
Lebih baik mengisi bensin di SPBU milik Pertamina yg berkode angka 31 di awal,atau (digit kedua angka 1). Tiap SPBU memiliki kode depan masing­2.
Bagaimana cara mengetahuinya ? Pernah memperhatikan plang nama besar saat menuju ke SPBU ?
Di wilayah Jakarta & sekitarnya tertera huruf 31.XXXXX atau 34.XXXXX.
Huruf awal pertama menandakan kode wilayah & angka kedua mengandung arti kepemilikan. Angka 3 di awal berarti SPBU berada di wilayah Jakarta,Jawa Barat,Banten & sekitarnya. Kalau angka di awal 5 utk SPBU yg berada di wilayah Surabaya. 
Digit kedua,jika angka 1 berarti kepemilikan Pertamina sendiri. Sedangkan angka 4 berarti kepemilikan swasta. Jadi yg penting angka keduanya adalah 1 (satu), tdk masalah berapapun angka pertamanya krn itu hanya kode wilayah
Krn,sebenarnya ada 3 kategori SPBU.
1.COCO alias corporate owner corporate operate,
2.CODO yakni corporate owner dealer operate.
3.DODO,dealer owner dealer operate.
Ini berdasar pd situs spbu.pertamina.com.
Krn dikendalikan oleh pertamina,maka kualitas SPBU model COCO & CODO diyakini lebih baik dibanding DODO.Tanpa bermaksud menyamaratakan,di sisi bisnis bisa dimengerti,krn ingin cepat balik modal, pengusaha jadi berlaku curang.Maka lebih disarankan utk mengisi bensin di SPBU milik Pertamina (angka keduanya harus 1) krn quality controlnya cukup bagus. Baik keakuratan takaran maupun kualitas BBM akan lebih terjamin. 
Jika ingin mencoba membuktikan,isilah kendaraan anda dg BBM
di 2 SPBU yg berbeda kode (huruf kedua 1 & 4) di hari yg berbeda.Jika mengisi bensin di pertamina dg tanda kode 31 (Angka Kedua 1) akan terasa tarikan mobilnya lebih kencang & tdk terlalu kotor dibanding dg BBM dari SPBU dg tanda kode lainnya.  Coba anda isi tanki motor anda sebanyak 1 liter bensin di
SPBU berkode 31 (Angka Kedua 1) &
SPBU berkode 34. Bandingkan dari sisi kualitas (mesin lebih enak) maupun kuantitasnya (yg mana yg lebih cepat habis).
Memang tdk semua SPBU pertamina yg dimiliki swasta berlaku curang, namun dari banyak kasus membuktikan adanya perbedaan baik secara kuantitas maupun kualitas. Pengurangan takaran & mengoplos BBM mungkin saja dilakukan demi mengejar keuntungan yg berlipat. 
Benarkah ?
Jawaban logis: 
Produk BBM yang diterima oleh setiap SPBU Pertamina berasal dari depot yang sama, dikirim dengan menggunakan mobil tangki dari perusahaan yang sama, dan di SPBU menggunakan peralatan pompa dispenser yang sama sehingga kualitas produknya pun akan sama.
Jika kita lihat, SPBU dengan kode 31 umumnya tersedia fasilitas seperti mini market, ATM, Musholla, Café, dll lebih komplit sehingga terlihat lebih ramai sehingga yang perlu dicermati adalah logo PASTI PAS-nya. Konsumen dapat melaporkan ke call center Pertamina 500-000 (sesuai kode area) atau pcc@pertamina.com apabila ada SPBU yang tidak melayani dengan baik, terlepas SPBU itu berkode 31 atau pun lainnya.
Pertamina bersama Badan Metrologi juga secara rutin memeriksa keakuratan kuantitas BBM yang dijual di SPBU tanpa membedakan jenis kepemilikan atau nomor SPBU-nya. Selain itu, aparat kepolisian secara intensif juga ikut mengawasi kegiatan operasional SPBU, sehingga setiap SPBU tentunya akan memastikan kualitas dan kuantitas BBMnya sesuai dengan standar yang berlaku. Khusus untuk SPBU Pasti Pas, Auditor Independent secara berkala melakukan inspeksi mendadak untuk ikut memeriksa kualitas maupun kuantitas BBM sesuai dengan standar. Sehingga kualitas maupun kuantitas BBM di SPBU Pasti Pas tentunya akan sama.
Cara bijak:
Mungkin dianggap beruntung kalau kita bisa mendapatkan SPBU kode 31. Tapi kalau tidak, isi di SPBU pengelolaan swasta juga tak masalah. Tak memuaskan tinggal laporkan saja agar ditindak.

2. Tips Mengawasi Handle Selang

1. Isyu: Saat mengisi bensin minta kpd petugasnya agar tuas handle selang jangan ditekan tapi dilepas saja ketika mengisi tanki kendaraan.Pernahkah anda sewaktu ngisi bensin,tuas handle ditekan­tekan oleh petugasnya?
kenapa begitu? krn banyak oknum yg nakal dg cara memainkan takaran bensin dg teknik seperti itu sehingga jumlah bensin yg kita isi lebih sedikit dari apa yg seharusnya. Jika anda melihat aksi tsb saat mengisi bensin, tegurlah petugasnya.
Benarkah ?
Jawaban logis : 
Coba amati bagian dalam ujung handle selang di SPBU. Handle selang BBM saat ini sudah dilengkapi dengan katup sensor yang secara otomatis akan melepas tuas handle apabila BBM di dalam kendaraan sudah terisi penuh dan menyentuh ujung nozzle. Sehingga menekan-nekan tuas handle selang tidak berpengaruh terhadap jumlah angka liter BBM yang dikeluarkan, apabila pelanggan merasa takaran SPBU tidak sesuai, pelanggan dapat melaporkan hal tersebut ke pcc@pertamina.com agar bisa dilakukan inspeksi/pengecekan oleh petugas yang berwenang.
Cara bijak:
Sebenarnya tips ini berlaku pada mesin-mesin pengisian yang baru. Kalau kita di daerah terpencil dan ada mesin SPBU tua, ya tetap harus ditekan-tekan tuasnya (handle) karena ada gap (ruang hampa) antara cairan bensin dan udara pada mesin.
Tapi umumnya SPBU sekarang memakai mesin baru jadi memang seharusnya seorang petugas pengisian TIDAK BOLEH menekan-nekan handle saat sedang mengisi. Ini bukti kecurangan yang harus ditegur atau dilaporkan pada Pertamina.

3. Tips Mengisi Bensin Di Waktu Pagi.

Isyu: Isilah bensin ketika hari masih pagi & temperatur tanah masih dingin Ingat bahwa semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah.Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya.Jika temperatur mulai panas/hangat,maka bahan bakarnya akan memuai.
Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hari..
Sebenarnya bahan bakar yg diisikan ke dlm tangki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yg anda beli.Dlm bisnis perminyakan,gravity yg spesifik & temperatur bensin,diesel & bahan bakar pesawat jet,ethanol & produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yg sangat berpengaruh dlm business ini.Tetapi SPBU tdk memberikan anda rugi/kompensasi krn temperatur.
Benarkah ?
Jawaban logis : 
Penyimpanan tangki BBM di dalam tanah bukan untuk memadatkan bahan bakar melainkan bertujuan untuk mengurangi resiko kebakaran dan mengurangi penguapan BBM. Sama seperti halnya cairan lainnya, bahan bakar dapat menguap pada kondisi panas. Bahkan penguapannya lebih cepat dibandingkan air. Berbeda dengan bahan metal yang dapat mengembang dan kemudian kembali ke bentuk semula. Perubahan temperatur hanya akan merubah berat jenis (densitas) BBM dan kemudian akan kembali pada saat temperature kembali seperti semula. Sehingga, pengisian BBM pada pada pagi hari maupun siang hari tidak mempengaruhi volume BBM yang dikeluarkan dari SPBU. 
Cara bijak:
Benarkah demikian? Ya pada SPBU-SPBU tua. Namun pada SPBU yang baru, sudah dilengkapi katup khusus untuk meminimalisir penguapan pada tangki pendam. Selain dirancang khusus agar suhu terjaga. 
Penguapan pasti terjadi, namun sangat-sangat kecil dan tidak berdampak besar pada konsumen. Siapa yang bisa mengira kita butuh bensin hanya pagi hari? Setidaknya ada sisi positif. Mengisi bensi di pagi hari menandakan kita rajin bangun pagi, atau mengamankan stok bensin pada kendaraan sebelum mulai aktifitas.

4. Tips Mengisi BBM Saat Tangki Berisi Setengah

Isyu: Isilah bensin saat tangki kendaraan anda masih setengah penuh
Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yg ada di tanki kendaraan,maka semakin sedikit udara yg ada di bagian tanki yg kosong.Bensin menguap lebih cepat dari pada yg bisa kita bayangkan.Dlm bisnis perminyakan biasanya tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yg kita sebut atap yg
mengapung (floating roof) yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin & atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi,tetapi hal itu tdk terdapat di SPBU.
Benarkah ?
Jawaban logis:
Poin yang ini memang ada benarnya, yaitu agar kita tidak menunda-nunda dalam mengisi bensin karena semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit ruang kosong untuk penguapan BBM dan penguapan dapat dikurangi. Namun hal yang tidak diketahui adalah bahwa di SPBU ada alat yang cukup canggih yaitu system vapor recovery yang dapat mengembalikan uap yang mengalir ke dalam tangki BBM sehingga penguapannya dapat dikurangi. Untuk kepentingan konsumen, sistem pompa dispenser di SPBU sudah dilengkapi dengan flow meter yang berfungsi untuk memastikan volume bahan bakar yang keluar dari selang sesuai dengan angka penunjuk liter agar kuantitas BBM pun menjadi terjaga. Sehingga janganlah menunda-nunda mengisi BBM hingga tanki kendaraan sampai hampir kosong.
Cara bijak:
Tips ini saya dapat dari beberapa petugas SPBU. Salah satunya Eddy (37) di SPBU Soekarno-Hatta, Bandung mengatakan, "Kalau isi bensin jangan sebut berapa liter atau jumlah duitnya. Misalnya 10 liter atau 50 ribu. Tapi bilang saja isi penuh sambil perhatikan mesin penunjuk, bila dirasa sudah sesuai yang kita inginkan langsung bilang stop."
Oknum yang curang sering mengakali mesin (selain teknik manual menekan tuas selang). Sehingga akan terjadi selisih saat petugas menekan tombol "harga" atau "liter" dengan takaran murni. 

5. Tips Jangan Mengisi Ketika Ada Tangki Pengisi.

Isyu: Jangan isi bensin ketika ada truk tangki sedang mengisi tangki penyimpanan. Hampir pasti bensin atau solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan SPBU & kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yg teraduk naik & terikut masuk ke tanki kendaraan anda.
Benarkah ?
Jawaban Logis:
Standar pompa dispenser untuk Tangki Timbun SPBU telah dilengkapi dengan saringan bahan bakar (fuel filter) yang bentuknya seperti saringan oli (oil filter) di mobil. Fungsinya adalah untuk menyaring kotoran dan menjaga bahan bakar yang keluar dari selang selalu dalam keadaan bersih. Secara prosedur petugas SPBU juga akan mengarahkan pelanggan untuk mengisi pada Dispenser yang tidak sedang diisi BBM dari Truk Tanki, agar jumlah BBM yang diterima SPBU dari Truk Tanki memiliki perhitungan yang akurat. Di SPBU terdapat beberapa tangki timbun untuk masing-masing dispenser sehingga tidak berpengaruh terhadap tangki yang lain. Kalo kita pernah melihat mesin ATM diisi pasti kita menunggu petugasnya selesai mengisi ATM tersebut dahulu bukan? kita diarahkan menggunakan ATM lain atau menunggu hingga selesai. Analogi tersebut kurang lebih hampir sama dengan proses bongkar muat BBM di SPBU.
Cara bijak:
Yang jelas ketika ada tangki pengisi, tempat pengisian jadi sempit, petugasnya pun pada sibuk urusin pengisian tangki. Lagian, kan bahaya kalau ada percikan api dari proses pengisian itu. Gitu aja kok repot !!! 
Sebenarnya masih ada tips lainnya yang beredar di dumay dalam mengisi bbm ini, tapi karena belum menemukan jawaban logisnya, saya hindari menuliskan lanjutannya, takut jadi fitnah atau malah membuat cemas konsumen pada hal yang tidak semestinya.
Sebarkan !!! semoga bermanfaat.
Sumber:
Info dari Grup WA tanpa menyebutkan sumbernya.
https://id-id.facebook.com/notes/pt-pertamina/hoax-tips-isi-bensin-spbu-pertamina/377832442291484
http://www.apakabardunia.com/2012/09/tips-isi-bensin-benarkah-spbu-kode-31.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar