Sabtu, 26 September 2015

Aneka Khasiat Gambir, Benalu, Bangle, Cabai Merah, Bayam, Daun Cincau dan Alpukat Untuk Pengobatan

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
jadipintar.com.Depok--Tumbuhan obat adalah tumbuhan yang telah diidentifikasi dan diketahui berdasarkan pengamatan manusia memiliki senyawa yang bermanfaat untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit, melakukan fungsi biologis tertentu, hingga mencegah serangan serangga dan jamur. Artikel ini menyajikan beberapa tanaman dari jenis, bumbu, sayur dan dedaunan yang mempunyai manfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit luar dan dalam.
Setidaknya 12 ribu senyawa telah diisolasi dari berbagai tumbuhan obat di dunia, namun jumlah ini hanya sepuluh persen dari jumlah total senyawa yang dapat diekstraksi dari seluruh tumbuhan obat.Begitu banyak obat-obatan yang tersedia saat ini merupakan turunan dari pengobatan herbal, seperti aspirin yang terbuat dari kayu pohon dedalu, juga digitalis, quinine, dan opium.


1. Gambir; Obat Diare, Serak, Sariawan, Gusi Bengkak, Radang Tenggorokan dan Eksim.

Gambir adalah tumbuhan merambat yang memerlukan banyak sinar matahari. Daunnya yang hijau berbentuk lonjong dengan ujung lancip.  Tepi daunnya bergerigi, panjangnya kira-kira 12 cm. Bunganya kecil , berwarna ungu. Buahnya berwarna hitam, panjangnya cuma 1.5  cm. Gambir sebagai obat bisa dibeli  di warung jamu atau tukang sirih dalam bentuk kubus.
Kandungan dan Manfaat:
Zat Catechin dan asam catechutanant yang bermanfaat untuk mengecilkan pori-pori dan selaput lendir usus.
Peringatan !
Penderita sakit maag, asma, dan sesak napas dilarang memakan gambir.
Khasiat Pengobatan dan Cara Meramu:
1. Diare
- Resep sama dengan no.2
- Gunakan air ramuan tersebut untuk kumur lalu 
- Ambil sepotong gambir + sepotong kunyit + segenggam patikan cina (kalau tidak ada tidak usah dipakai) direbus dengan 1 gelas air sampai airnya tinggal 1/3 bagian.
- Setelah mendidih, saring lalu minum sekaligus.
- Ulangi 3 x sehari.
2. Serak:
- Ambil sepotong gambir + 3 helai daun sirih diseduh dengan 1 gelas air.
- Setelah mendidih, disaring, lalu gunakan air itu untuk kumur.
- Gunakan ramuan ini 2 x sehari.
3. Sariawan:
- minum airnya.
- Lakukan 3 - 4 x sehari.
4. Gusi bengkak:
- Cara I : resep sama dengan nomor 2, gunakan ramuan  untuk kumur. lakukan 3 - 4 x sehari.
- Cara II: Kunyah gambir. lalu buang air dan ampasnya.
5. Radang tenggorokan :
Resep sama dengan nomor 2.
6. Eksem :
- Buah gambir dicampur dengan 1 cangkir santan dari 1/2 kelapa.
- Oleskan ramuan ini pada bagian yang terkena eksim.
- Lakukan 4 x sehari.

2. Benalu; Obat Tumor, Kanker, Cacingan, Amandel, Campak dan Gondok.

Pengertian Benalu
Benalu adalah tanaman yang hidupnya menempel pada dahan-dahan pohon kayu lain. Di tempat itu dia mengisap mineral yang ada pada pohon kayu yang ditumpanginya itu. Tentu ini bisa mengakibatkan pohon yang ditumpanginya itu mati, Ada bermacam-macam benalu, ada yang menempel pada pohon teh, pohon jeruk nipis, mangga dll. Menurut pengalaman, khasiat benalu itu berbeda-beda, sesuai di mana tempat tumbuhan itu menempel.
Kandungan dan Manfaat:
Benalu berkhasiat membunuh cacing, menurunkan panas dan mengecilkan pori-pori.
Kegunaan dan Cara Meramu:
1. Tumor dan Kanker:
- Ambil 1 - 2 batang benalu teh + 1 batang alang-alang + adas pulasari secukupnya.
- Rebuslah dengan 1,5 liter air.
- Saring dan minum 1x sehari 1/2 gelas.
2. Cacingan :
- Ambil segenggam tumbuhan benalu + 1 jari rimpang temu giring.
- Tumbuklah dengan halus, beri air matang secukupnya.
- Minum 1x sehari 1/4 cangkir selama 4 hari setiap pagi.
3. Amandel:
- Ambil 1 batang benalu dari pohon jeruk nipis + adas pulasari secukupnya.
- Rebuslah dengan 3 gelas air.
- Saring dan minumlah 1x sehari 1/2 gelas.
4. Campak:
- Ambil 1 batang benalu biasa + adas pulasari secukupnya.
- Tumbuk sampai halus sambul diberi air secukupnya.
- Peras, saring, minum airnya 2x sehari.
- Ampasnya borehakan pada tubuh penderita. lakukan ini5 selama 5 hari berturut-turut.
5. Gondok:
- Ambil 10 helai daun benalu teh, cuci bersih lalu rebus dengan 1 liter air sampai airnya tinggal 2 gelas.
- Setelah dingin, minum 2x sehari, masing-masing 1 gelas,
- Lakukan rutin tiap 2 hari sekali.


3. Bangle; Obat Pilek, Cacingan, Sakit Kepala, Bengkak dan Rematik

Bangle adalah tanaman berbatang semu, tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 1.5 m. Bangle masih saudara dengan temulawak, kunyit, kencur dan jahe. Rimpangnya yang berwarna kuning kehijauan lebih besar daripada jahe, rasanya pedas pahit dan baunya menyengat. Daunnya tidak bertangkai dan tidak berbulu, kecuali pada bagian bawah pangkal tulang daun tengah. Di Jawa Timur ia disebut pandhiyang, di Jawa Barat disebut panglai, di lampung dan Palembang disebut banglai dan di Sumatera Barat dinamai kunik bolai, dll.
Kandungan dan Manfaat: 
1. Mineral, albumin, lemak, minyak atsiri (sineol, pinnen, sesskuiterpen), resin, tepung serat dan bau.
2. Berkhasiat menghangatkan badan, membersihkan dan menghilangkan luka, menghilangkan rasa sakit kepala.
3. Sebagai obat rematik, memar, karminatif, antiradang, menghilangkan rasa sakit dan menurunkan panas.
Kegunaan dan Cara Meramu:
1. Pilek Pada Bayi
- Ambil rimpang bangle secukupnya, kupas, cuci bersih.
- Campurkan bawang merah, cengkih dan kapulaga, tumbuk sampai halus.
- Tempelkan pada ubun-ubun bayi yang sedang sakit (sebaiknya saat bayi sedang tidur.)
2. Cacingan Pada Orang Dewasa
- Ambil setelapak tangan rimpang bangle + 2 jari temu hitam + 5 biji ketumbar + 5 helai daun sirih; cuci bersih lalu iris halus lalu ditumbuk sampai halus.
- Beri 1/2 cangkir air matang, lalu aduk dan peras terus disaring.
- Minum airnya sekaligus; sehari 1x selama 3 bulan.
3. Sakit Kepala, Sakit Perut Karena Masuk Angin.
- Ambil rimpang bangle secukupnya, lalu kupas, cuci bersih dan tumbuk halus.
- Letakkan bahan ramuan itu pada bagian yang sakit, sampai rasa sakitnya hilang.
4. Bengkak
- Ambil rimpang bangle secukupnya, lalu cuci, parut, dan beri sedikit air.
- Borehkan bahan ramuan tersebut pada bagian tubuh yang bengkak.
5. Rematik:
- Ambil bangle + lempuyang  secukupnya, ditumbuk halus dan diberi sedikit air.
- Borehkan pada bagian yang sakit setiap malam.
6. Menurunkan Berat Badan
- Ambil 1/2 rimpang bangle + 1/2 rimpang temu hitam, cuci bersih, parut dan beri 1 sendok makan air jeruk nipis + 2 sendok makan madu.
- Aduk rata, peras dan saring.
- Minumkan 2 - 3x sehari.

4. Cabai Merah; Obat Rematik, Kutil, Luka, dan Eksim.

cabai merah merupakan tanaman perdu semusim yang tingginya 1 meter. Daunnya yang agak bulat telur, ujungnya runcing, berwarna hijau. Bunganya yang berbentuk bintang berwarna putih, kecil. Buahnya saat masih muda berwarna hijau tua, setelah tua berwarna merah.
Kandungan dan Manfaat:
Benang putih tempat biji menempel mengandung zat capcaisin yang bermanfaat untuk mengobati penyakit kulit. Selain itu cabai juga mengandung vitamin C, saponin dan flavonida.
Kegunaan dan cara meramu:
 1. Rematik:
- 10 gr cabai kering yang ditumbuk halus diseduh dengan 1/2 gelas air panas.
- Oleskan ramuan ini ke bagian yang sakit.
2. Kutil:
Oleskan zat capcaisin (benang putih tempat biji menempel)  pada kutil.
3. Luka
- Oleskan beberapa helai daun cabai merah dengan minyak kelapa.
- Garang sebentar di atas kompor.
- Tempelkan daun ke bagian luka.
4. Eksim:
- Tumbuk segenggam daun cabai merah+7 helai daun sirih+2 pinang muda.
- Bungkus ramuan tersebut dalam kain kasa, lalu rebus dalam 2 gelas air selama 1/2 jam.
- Ambil kapas dan celupkan pada air ramuan yang masih hangat.
- Oleskan kapas itu pada eksim anda.

5. Bayam; Obat Anemia, Desentri, Ambeien, Demam dan Kena Ulat Bulu

Tanaman ini tumbuh di dataran rendah di daerah tropis, tumbuhnya cepat sekali, dalam 1 bulan saja sudah bisa dipanen. Daun bayam bentuknya bulat telur, kadang-kadang lonjong, bunganya berwarna putih. Bayam bila dipakai sebagai obat merebusnya jangan terlalu matang.
Kandungan dan Manfaat:
Bayam, terutama bayam merah, terkenal mengandung zat besi yang tinggi yang berkhasiat menambah darah. Selain itu bayam juga mengandung vitamin A,B, C dan K, kalium serta fosfor.
Kegunaan dan Cara Meramu:
1. Anemia (Kurang Darah):
- Makan bayam merah yang direbus.
2. Disentri, Ambeien, Menguatkan Lever, Rakhitis, Demam, Melancarkan ASI dan  Mengencerkan Dahak:
- Makan bayam yang direbus.
3. Kena Ulat Bulu:
- Ambil beberapa lembar daun bayam.
- Ditumbuk lalu ditempelkan ke bagian yang disengat.

6. Daun Cincau; Obat Panas Perut, Desentri, Sariawan dan Bisul

Daun cincau biasa dibuat menjadi semacam agar-agar lembek berwarna hijau yang dimakan dengan sirup. Di Jawa Barat sering disebut taulu atau cincau hijau. Di Jakarta ia biasa disebut cincau ijo
Tanaman cincau terbagi menjadi 2 jenis:
1. Stephania capitata spreng, adalah tumbuhan tidak berkayu, Ia biasa melilit pagar atau tanaman lain.  Daunnya berbentuk jantung dan berbulu, Panjangnya 6 - 8 cm dan lebarnya 4 - 6 cm.
2. Cyclea barbata miers; batangnya berkayu, besarnya kira-kira sejari, merambat dan mengeluarkan akaar-akar. Daunnya berbentuk lonjong, berukuran kira-kira 10x 15 cm dan tidak berbulu. Untuk membedakan antara keduanya, ia biasa disebut cincau hijau.
Penjual cincau umumnya memakai daun cincau kebo. Selain daunnya menghasilkan lebih banyak cincau, tanamannya pun jauh lebih besar sehingga daunnya lebih banyak. Namun cincau dari daun berbentuk jantung dianggap lebih enak.
Kandungan dan Manfaat
Daun dan akarnya mengandung alkaloida sikleinakadnioplegidapati dan lemak. 
Cincau berkhasiat mendinginkan dan membersihkan darah.
Kegunaan dalam Pengobatan:
1. Panas Perut
- 20 helai daun cincau berbentuk jantung atau 10 helai daun cincau kebo dicuci  bersih.
- Remas-remas lalu beri 1 gelas air minum yang sudah dingin.- aduk lalu saring dengan kain.
- Biarkan di tempat  dingin sampai membeku menjadi seperti agar-agar hijau yang lembek.
- Dimakan dengan madu, sirup, atau gula aren cair yang sudah dimasak dengan pandan.  Cincau kalau dibiarkan terlalu lama akan menciut dan  mengeluarkan banyak air.
2. Disentri:
   - Resepnya sama dengan nomor 1, makan selama seminggu berturut-turut.
3. Sariawan:
   - Resepnya sama dengan nomor 1. Makan selama 5 - 7 hari berturut-turut.
4. Bisul:
- Daun cincau betuk jantung secukupnya dicuci.
- Dilumatkan lalu ditempelkan ke bagian yang bernanah untuk mengeluarkan      nanahnya.


7. Alpukat; Obat Batu Ginjal, Penghalus Kulit, Kulit Kering, Sakit Pinggang dan Bengkak.

Pohon alpukat tingginya dapat mencapai 10 m. Tumbuhan ini berbatang kayu dengan banyak cabang, Daunnya tunggal berbentuk bulat telurberwarna hijau. Buahnya berwarna hijau sampai keunguan dan kalau masak dagingnya berwarna kuning atau kuning kehijauan. Selain nikmat dimakan ternyata alpukat juga mempunyai khasiat sebagai obat untuk penyakit : batu ginjal, sakit pinggang, bengkak, hipertensi, sariawan; bahkan bisa menghaluskan kulit dan melelmbabkan kulit kering.
Kandungan dan Manfaat:
Alpukat bersifat melancarkan air seni dan antibakteri.
Manfaat Untuk Pengobatan:
1. Batu Ginjal: 
- Ambil 7 helai daun alpukat segar, seduh dengan 1/2 gelas air panas.
- Minum 2x setiap hari, pagi dan sore - sampai batunya keluar.
2. Menghaluskan Kulit :
-Bersihkan wajah dan tangan dengan air hangat.
- Lumatkan buah alpukat, balurkan pada wajah dan tangan selama 30 menit.
3. Kulit Kering :
- Satu buah alpukat dilumaatkan sampai halus, balurkan merata pada wajah.
- Setelah kering cuci wajah dengan air hangat.
- Lalu oleskan wajah dengan es batu.
4. Sakit pinggang:
- Ambil 5 helai daun alpukat, rebus dengan 2 gelas air sampai airnya tingggal 1 gelas.
- Setelah diangkat, embunkan air itu semalaman.
- Esok paginya baru diminum, lakukan cara ini selama seminggu berturut-turut.
5. Bengkak :
- Ambil 1-2 buah alpukat, lalu lumatkan, beri sedikit air sampai seperti bubur.
- Borehkan pada bagian tubuh yang sakit.
6. Hypertensi
- 3 - 5 helai daun alpukat dicuci bersih. seduh dengan air 1 gelas air panas.
- Minum 1x sehari sekaligus (kalau sudah dingin).
7. Sariawan :
- Aduklah satu buah alpukat matang dengan 2 sendok makan madu murni.
- Makan 3x sehari.
Mudah-mudahan bermanfaat bagi yang memerlukan.
Sumber:
Buku Pintar Senior, Penerbit: Upaya Warga Negara, telah diedit untuk keselarasan.
http://id.wikipedia.org/wiki/Tumbuhan_obat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar