Rabu, 01 Juli 2015

Cara Menolong Korban Pingsan, Shock dan Tersedak Makanan (Keselek)

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Pengertian pertolongan pertama (P3K) ialah pemberian pertolongan segera kepada penderita sakit ataupun cedera (kecelakaan) yang memerlukan penanganan medis Dasar. Sedangkan pengertian medis dasar ialah tindakan perawatan berdasarkan ilmu kedokteran yang dimiliki oleh orang awam atau orang awam yang terlatih secara khusus. Artikel ini akan berbagi tips menolong korban pingsan, shock dan tersedak makanan, dengan cara membantu nafas buatan lewat mulut, menekan jantung dan mengeluarkan makanan yang menyumbat pernafasan.
Dalam pelaksanaan pertolongan pertama terdapat beberapa tujuan, di antaranya ialah sebagai berikut :
1. Menyelamatkan jiwa penderita.
2. Mencegah kecacatan.
3. Memberikan rasa nyaman dan menunjang proses penyembuhan.
Kewajiban pelaku pertolongan pertama antara lain :
1. Menjaga keselamatan diri, anggota tim, penderita dan orang lain di sekitarnya.
2. Dapat menjangkau penderita baik dalam kendaraan, kerumunan massa maupun bangunan.
3. Dapat mengenali dan mengatasi masalah yang mengancam nyawa.
4. Meminta bantuan ataupun rujukan apabila diperlukan.
5. Memberikan pertolongan dengan cepat dan tepat berdasarkan keadaan korban.
6. Membantu pelaku pertolongan pertama lainnya.
7. Ikut menjaga kerahasiaan medis penderita.
8. Melakukan komunikasi dengan petugas lain yang terlibat.
9. Mempersiapkan penderita untuk ditransportasikan.

1.Menolong Korban Pingsan

Pingsan atau sinkop adalah suatu kondisi kehilangan kesadaran yang mendadak, dan biasanya sementara, yang disebabkan oleh kurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Gejala pertama yang dirasakan oleh seseorang sebelum pingsan adalah rasa pusing, berkurangnya penglihatan, tinitus, dan rasa panas. Selanjutnya, penglihatan orang tersebut akan menjadi gelap dan ia akan jatuh atau terkulai. Jika orang tersebut tidak dapat berganti posisi menjadi hampir horizontal, ia dapat mati karena efek trauma suspensi. Pingsan bisa merupakan reaksi terhadap nyeri dan ketakutan, atau karena sangat marah, sangat lelah dan kurang makan tetapi lebih sering disebabkan aktifitas fisik sudah lama berkurang. Darah pun jadinya terkumpul di bagian bawah tubuh sehingga hanya sedikit yang sampai ke otak.
Cara memberikan pertolongannya:
1. Dengan Nafas Buatan Lewat Mulut
  • Singkirkan segala sesuatu yang mungkin mengganggu pernafasan dari mulut korban, misalnya makanan, gula-gula atau lumpur. 
  • Baringkan korban dalam posisi terlentang. Buka mulut korban dengan cara menguakkan rahangnya, jaga agar selama dilakukan pernafasan buatan mulut selalu dalam keadaan terbuka. 
  • Tutup lubang hidung korban, tiup mulutnya dan lepaskan mulut anda dari mulut korban serta perhatikan apakah mulut korban mengeluarkan kembali udara yang anda tiupkan, jika tidak, periksa sekali lagi barangkali masih terdapat sesuatu yang menghalangi pernafasan di dalam mulut korban. 
  • Teruskan meniupkan udara ke dalam mulut korban. Untuk orang dewasa lakukan 12 tiupan selama satu menit, dan untuk anak-anak diperlukan 20 tiupan tiap satu menit.
2. Dengan Bantuan Denyut Jantung

  • Lakukan pengurutan segera setelah jantung berhenti berdenyut. 
  • Lelakkan kedua telapak tangan anda dalam keadaan saling bertumpuk di bagian paling bawah dada korban. 
  • Tekan dengan talapak tangan bawah sedalam kurang lebih 5 cm. 
  • Ulangi tekanan, lakukan 60 tekanan dalam 1 menit.

2. Penderita Shock / Terkejut

Dalam medis, shock atau renjatan adalah keadaan kesehatan yang mengancam jiwa ditandai dengan ketidakmampuan tubuh untuk menyediakan oksigen untuk mencukupi kebutuhan jaringan. Kebanyakan penyebab shock adalah pengurangan pengeluaran kardiak. Shock dapat dengan cepat menyebabkan kematian bila tidak dilakukan perawatan medis dengan segera.
Apabila seseorang mengalami shock, wajahnya akan tampak pucat, tubuhnya dingin dan berkeringat, nafasnya memburu.
  • Usahakan untuk membaringkannya dan menempatkan kakinya pada posisi lebih tinggi daripada kepala, kecuali apabila terdapat luka di kepalanya.
  • Selimuti tubunya agar hangat, tetapi jangan sampai terlalu panas untuknya. 
  • Berikan minuman tak beralkohol kepada korban dengan menambahkan gula atau garam pada minuman tersebut, apabila korban benar-benar dalam keadaan sadar. 
  • Ajaklah korban bercakap-cakap atau bujuklah dengan kalimat-kalimat yang menyenangkan sambil menggenggam tangannya.

3. Korban tersedak makanan

rangkul korban dari belakangTersedak adalah tersumbatnya trakea seseorang oleh benda asing, muntah, darah, atau cairan lain. Tersedak merupakan keadaan darurat medis.

Pertolongan pertama untuk tersedak adalah menghubungi rumah sakit atau puskesmas setempat menggunakan nomor telepon darurat, lalu membebaskan obstruksi saluran napas menggunakan perasat Heimlich dan/atau pernapasan buatan. Intubasi adalah prosedur medis lanjutan yang diindikasikan untuk tersedak, yang dapat dilakukan oleh paramedis dalam bidang ini.

Adapun pertolongan darurat yang bisa diberikan jika dalam keadaan darurat, adalah:
  • Berdirilah di belakang korban dan peluklah pinggangnya dengan kedua tangan. 
  • Biarkan kepala dan tubuh bagian atasnya menggantung ke depan. 
  • Kepalkan salah satu tangan anda dan tekan kepalan ini pada perut bagian atas, tepat di bawah tulang iga dan di atas pusat. 
  • Tarik kuat-kuat kepalan tangan anda ke arah atas. Ulangi beberapa kali hingga makanan keluar dari tenggorokan korban.
Mudah-mudahan bermanfaat

Sumber 
Buku Pintar Senior, Penerbit Upaya Warga Negara
Wikipedia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar