Rabu, 17 Juni 2015

Daftar Ayat Dan Surat Al-Qur'an Yang Paling Agung Dan Afdhal

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Bahwa Al-Qur’an yang di wahyukan Allah adalah terdiri dari 30 juz. Semua surat dari Al-Fatihah sampai An-Nas, jelas memiliki keutamaan yang setiap umat Islam wajib mengamalkannya. Allah tidak membedakan tentang kelebihan dan keutamaan setiap surat atau ayat dalam Al-Qur’an. ”Tiadalah kami alpakan (diskriminasikan) sesuatu pun didalam Al Kitab ( Al-Qur’an ) ( Al An’am : 38 ). Hanya manusia yang belum mengkajinya secara mendalam. Tetapi ada beberapa surat dan ayat yang mempunyai keutamaan tertentu berdasarkan petunjuk dari Nabi yang kita kenal dengan istilah hadits, diantaranya adalah:

1. Surat Al-Fatihah
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ummul Qur’an (Al-Fatihah) adalah 7 ayat yang berulang-ulang, dan Al-Qur’an Al-Azhim”. (HR. Al-Bukhari no. 4427, Abu Dawud no. 1457)
Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa para sahabat menggunakan al Fatihah sebagai ruqyah yang dibacakan kepada orang yang tersengat binatang buas, dan bisa sembuh. Setelah dilaporkan kepada beliau, Rasulullah bersabda, “Darimana engkau tau bahwa Al-Fatihah itu bisa dibaca untuk meruqyah?(HR. Bukhari).

2. Surat Al-Baqarah dan Ali Imran
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bacalah surat Al’Baqarah, karena sesungguhnya mengambilnya (untuk dibaca dan diamalkan) adalah mengandung keberkahan dan meninggalkannya adl penyesalan, sedangkan penyihir tak mampu melawannya.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bacalah Al-Qur’an krn Al-Qur’an akan datang pada hari kiamat nanti sebagai pemberi syafaat bagi yang membacanya. Bacalah Az Zahrowain (dua surat cahaya) yaitu Al-Baqarah dan Ali Imran karena keduanya datang pada hari kiamat nanti seperti dua awan atau seperti dua cahaya sinar atau seperti dua ekor burung yang membentangkan sayapnya (bersambung satu dengan yang lainnya), keduanya akan menjadi pembela bagi yang rajin membaca dua surat tsb. (HR. Muslim no. 1910).

3. Surat Al-Isra’
Aisyah radiyallahu’anhu berkata, “Rasulullah tidak tidur sebelum membaca surat az Zumar dan Bani Israil (Al Isra’). (HR. Abu Daud dan at Tirmidzi).

4. Surat Al-Kahfi
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa hafal 10 ayat pertama surat Al-Kahfi, dia akan terlindungi dari Dajjal.(HR. Muslim).
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa membaca surat al Kahfi sebagaimana diturunkan, dia akan memiliki cahaya pada hari kiamat, dari tempatnya sampai ke Makkah.(HR. Ath Thabrani).

5. Surat Al Mulk
Dari Anas bin Malik berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada satu surat dlm Al Qur’an yang hanya 30 ayat, akan tetapi di hari kiamat dia akan membela pembacanya sampai berhasil memasukkannya ke dalam jannah. Surat itu adl surat ‘tabarak’ (al Mulk). (HR. Ath Thabrani).

6. Surat Al Ikhlas
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “‘Apakah seorang diantara kalian tidak mampu untuk membaca sepertiga Al Qur’an dalam semalam?’ Mereka mengatakan, ‘Bagaimana kami bisa membaca spt Al Qur’an?’ Lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Allahul wahidus Shamad (Al Ikhlas) itu sebanding dengan sepertiga Al Qur’an.(HR. Muslim no. 1922).

7. Surat Mu’awidzatain
Dari abu Said al Khudri berkata, “Rasulullah biasa berlindung dari jin & penyakit al ‘ain sampai turunnya surat mu’awidzatain (al Falaq & an Naas). Ketika dua surat ini turun, beliau meninggalkan bacaan selainnya.” (HR. Ath Thirmidzi).

8. Surat Al Kafirun
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Qul huwallahu ahad setara dg spertiga al Qur’an, Qulya ayyuhal kafirun setara seperempat al Qur’an, Rasulullah membaca 2 surat itu dlm 2 rakaat fajar..(HR. Ath Thabrani).

9. Surat Al Fath
Dari Qatadah, Anas bin Malik menceritakan kepadanya ketika turun surat “inna fatahna laka fathan mubina, liyaghfira laka” sampai “fauzan azhima”. Yaitu ketika beliau pulang dari Hudaibiyah. Waktu itu mereka (sahabat) diliputi kesedihan dan kejengkelan atas kaum musyrikin, sedang denda sudah disembelih di Hudaibiyah. Lalu beliau bersabda, “Telah diturunkan kepadaku sebuah surat yang lebih aku cintai daripada dunia seisinya.” (HR. Muslim).

10. Surat Al A’la
Dari an Nu’man bin Basyir berkata, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca di shalat 2 hari raya & jum’at surat “Sabihisma rabikal a’la” & “hal ataka haditsul ghasiyah.(HR. Muslim).

11. Surat As Sajdah
Dari Abu Hurairah berkata, “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca di hari Jum’at pd saat shalat fajar ‘alif lam. Tanzil’ dari surat as Sajdah dan ‘hal ata ‘alal insan.” (HR. Bukhari).

12. Surat Al Ashr
Dari Abu Madinah ad Darimi berkata, Ada 2 org sahabat Nabi yg jika bertemu keduanya tdk berpisah sampai salah satu dari keduanya membacakan ‘Wal’ashri innal insana lafi khusrin’ kpd yg lain, lalu salah satu dari keduanya memberi salam.” (HR. Ath Thabrani).

13. Surat surat Mufasol
Yaitu surat surat pendek (Qaf sampai an Naas). Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku diberi sesuatu yang menggantikan Taurat pada as Sab’u, yang menggantikan Zabur ada pada al mi’in dan yang menggantikan Injil adalah al matsani, dan aku diberi yang lebih berupa al Mufasshol.

14. Ayat Kursi
Dari Ubay bin Ka’ab berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai Abu Mundzir, tahukah kamu ayat apa di dalam kitabullah yang menurutmu paling agung?” Aku berkata, “Allah & Rasul-Nya lebih tahu.” Rasulullah berkata lagi, “Wahai Abu Mundzir, tahukah kamu ayat apa dalam kitabullah yang menurutmu paling agung?” Aku berkata, “Allahu la ilaha illa huwal hayyul qayyum.” Lalu beliau menepuk dadaku sembari berkata, “Demi Allah semoga dadamu dipenuhi ilmu, wahai Abu Mundzir.(HR. Muslim).

15. Dua ayat terakhir surat Al Baqarah
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah menulis sebuah kitab 2000 tahun sebelum menciptakan langit & bumi. Lalu diturunkan 2 ayat darinya yang dgunakan untuk menutup surat Al Baqarah. Apabila dua ayat itu dibaca di sebuah rumah selama tiga malam, rumah itu tidak akan didekati setan.(HR. Ath Tirmidzi).

1. Surat Yang Paling Agung

Tanya:
Berkenaan dengan keagungan Al-Qur'an, surat apakah yang paling agung dalam Qur'an ?
Jawab:
Surat yang paling agung di dalam Al-Qur'an adalah surat Al-Fatihah, sebagaimana dijelaskan Rasulullah saw. dalam sebuah hadits, beliau bersabda: 
"Demi Allah, yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya tidak diturunkan dalam Taurat, Injil, Zabur, dan juga Al-Qur'an suatu surat yang menyerupainya. Ia adalah sab'ul matsani dan Al-Qur'anul 'Adzim yang telah diturunkan kepadaku,[1].
Selain itu ada hadits lain yang diriwayatkan dari Abu Sa'id bin Al-Mu'alla, dia menceritakan, 
كُنْتُ أُصَلِّيْ فَدَعَانِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ أُجِبْهُ, قُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ إِنِّيْ كُنْتُ أُصَلِّيْ, قَالَ: أَلَمْ يَقُلِ اللهُ: (اسْتَجِيْبُوْا لِلّهِ وَلِلرَّسُوْلِ إِذَا دَعَاكُمْ), ثُمَّ قَالَ: أَلاَ أُعَلِّمُكَ أَعْظَمَ سُوْرَةٍ فِي الْقُرْآنِ قَبْلَ أَنْ تَخْرُجَ مِنَ الْمَسْجِدِ؟. فَأَخَذَ بِيَدِيْ, فَلَمَّا أَرَدْنَا أَنْ نَخْرُجَ, قُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ, إِنَّكَ قُلْتَ: لأُعَلِّمَنَّكَ أَعْظَمَ سُوْرَةٍ مِنْ الْقُرْآنِ. قَالَ: (الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْ
"Ketika aku sedang mengerjakan shalat, tiba-tiba Nabi saw. memanggilku, tetapi aku tidak menjawabnya. Lalu aku katakan, 'Ya Rasulullah, aku sedang mengerjakan shalat.' Kemudian beliau bertutur, 'Bukankah Allah telah berfirman, 'Istajiibuu lillaahi wa lirrasuli idzaa d'aakum (Penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kalian.)' Setelah itu Abu Sa'id mengatakan, 'Kemudian beliau menggandeng tanganku dan sebelum keluar masjid aku katakan, 'Ya Rasulullah bukankah engkau akan mengajarkan kepadaku suatu surat yang paling agung dalam Al-Qur'an"' Beliau membacakan,'Al-Hamdulillah Rabbil 'Alamin, ia adalah sab'ul matsani dan Al-Qur'anul 'Adzim yang telah diturunkan kepadaku."[2].

2. Surat Al-Qur'an Yang Paling Afdhal

Tanya:
Rasulullah saw. telah memberitahu kita tentang surat al-Qur'an yang paling afdhal. Apakah nama surat dimaksud ?
Jawab:
Surat Al-Fatihah. Sebagaimana yang diberitahukan langsung oleh Rasulullah saw., 
"Maukah engkau aku beritahu surat Al-Qur'an yang paling afdhal?" Kemudian beliau membaca, "Alhamdulillahi Rabbil 'Alamin."[3].
Rasulullah saw. juga bersabda:
"Yang paling afdhal dari al-Qur'an adalah 'Al-Hamdu lillahi Rabbil 'Alamin." [4].


3. Ayat Yang paling Agung

Tanya:
Apakah ayat yang paling agung ?
Jawab:
Ayat al-Qur'an yang paling agung adalah firman Allah Ta'ala, 
ٱللَّهُ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَىُّ ٱلۡقَيُّومُ 
Allah, tidak ada Tuhan [yang berhak disembah] melainkan Dia. Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya . (Q.S. Ali-Imran: 2).
Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Ubay bin Ka'ab r.a., Rasulullah saw. bersabda, "Hai Abu Dzar, apakah engkau tahu ayat apa yang terdapat dalam kitab Allah Azza wa jalla yang paling agung yang engkau hafal?"
"Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui," Jawab Abu Dzar.
Kemudian Rasulullah saw. menuturkan, "Hai Abu Dzar, ayat apa di dalam kitab Allah Azza wa Jalla yang paling agung yang engkau hafal?"
Abu Dzar pun menjawab, kukatakan, ٱللَّهُ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَىُّ ٱلۡقَيُّومُ‌ۚ "Allaahu Laa Ilaha Illa Huwal hayyul-Qayyum (Allah tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain-Nya, Dia Yang Hidup kekal dan senantiasa mengurus makhluk-Nya (Q.S. Al-Baqarah: 255).
Lebih lanjut Abu Dzar mengatakan, "Kemudian beliau menepuk dadaku seraya bertutur, 'Demi Allah, semoga ilmu memberikan ketenangan kepadamu, hai Abu Mundzir." [5].
Sebarkan !!! insyaallah bermanfaat.
                    ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ                
 “Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”    
Sumber:
Buku Tanya Jawab Tentang Al-Qur'an hal.4-5, 9,  dan15-16, Qasim Asyur, Penerbit: Pustaka Al-Kautsar.
https://lindaayulistya.wordpress.com/2012/03/29/15-fadhilah-surat-al-quran/
***
[1]. Lihat Shahih Al-Jami'ush-Shaghir wa Ziyadatuh, Albani, 7079.
[2]. Fathul Baari jilid IX. [HR. Al-Bukhari dalam Shahihnya (4720), Abu Daud dalam Sunannya (1458), dan An-Nasa’i dalam Sunannya (913)]
[3]. Lihat buku Silsialtul -Ahadits Ash-Shahihah, Albani, 1499.
[4]. Lihat buku Shahih Al-Jami'ush-Shaghir wa Ziyadatuh, Albani, 1125.
[5]. Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam bukunya: Shahih Muslim, 2096.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar