Rabu, 06 Mei 2015

Cara Mengobati Asam Urat Secara Tradisional dan Herbal

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Asam urat (Uric acid) adalah sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi atau hasil samping dari pemecahan sel dalam darah. Pada keadaan normal, asam urat dikeluarkan dalam tubuh melalui feses dan urin, tetapi karena ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat yang ada, menyebabkan kadarnya meningkat dalam tubuh. Kadar normal asam urat adalah 2,4 – 6 untuk wanita dan 3,0 – 7 untuk pria. Penyakit asam urat merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan serangan mendadak dan berulang dari artritis yang terasa sangat nyeri karena adanya endapan kristal monosodium urat, yang terkumpul di dalam sendi sebagai akibat dari tingginya kadar asam urat di dalam darah (hiper urisemia).

1. Gejala Pada Tubuh

  1. Penyebab Timbulnya Asam Urat Rasa nyeri di persendian. Yang diserang biasanya sendi jari kaki, jari tangan, dengkul, tumit, pergelangan tangan serta siku. Pada kejadian kasus yang parah, persendian terasa sangat sakit saat akan bergerak.
  2. Kesemutan dan linu.
  3. Nyeri terutama pada malam hari dan pagi hari setelah bangun dari tidur.
  4. Sendi terlihat bengkak, kemerahan, panas, dan terasa sangat nyeri.
  5. Dapat menyebabkan batu ginjal serta dalam jangka waktu lama, akan merusak ginjal secara permanen , diabetes mellitus (kencing manis) dan hipertensi.
  6. Terlihat tidak sehat seperti demam, menggigil, dan rasa tidak enak badan.  denyut jantung yang sangat cepat bisa juga terjadi.
  7. Gejala asam urat umumnya akan muncul pada usia pertengahan untuk pria, sedangkan pada wanita gejala asam urat akan mulai muncul setelah menopause. 
  8. Serangan asam urat berupa gejala awal yang terasa pada persendian biasanya akan berlangsung selama beberapa hari dan kemudian menghilang sampai dengan serangan berikutnya. 

2. Penyebab Utama

1. Makanan yang  mengandung banyak purin
2. Kinerja ginjal yang tidak maksimal.
A.Jenis Makanan yang banyak mengandung purin antara lain:
1.Lauk pauk : jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak.
2.sea food : udang, kerang, cumi, kepiting. 
3.Makanan kaleng : kornet dan sarden;  daging, telur, kaldu kental, 
4.Kacang-kacangan dan olahannya: tempe, susu kedelai, tauco, emping, melinjo dan tauge. 
5.Sayuran : bayam, daun singkong, kangkung, asparagus, kembang kol dan  buncis.
6.Buah-buahan : durian, alpukat, nanas, air kelapa. 
7.Makanan yang digoreng atau bersantan atau dimasak dengan menggunakan margarin/mentega.
8.Makanan kaya protein dan lemak.
9.Makanan minuman beralkohol : bir, tape, anggur.

B.Klasifikasi makanan berdasarkan kandungan purin:
1. Golongan A:
Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gr. makanan): Hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng.
2. Golongan B: 
Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gr. makanan): Ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.
3.Golongan C: 
Makanan yang mengandung purin rendah (0-50 mg/100 gr. makanan) Keju, susu, telur, sayuran lain, buah-buahan.

3. Saran, Pencegahan dan Pengobatan:

Pengobatan asam urat bisa menempuh jalan medis, bisa juga dengan menggunakan resep ramuan tradisional, masing-masing tentu memiliki karakter yang berbeda. pengobatan secara alami memiliki reaksi penyembuhan yang relatif lambat dibanding dengan sistem pengobatan kimiawi. Hal ini tentu bisa dipahami karena yang dilakukan dalam pengobatan secara herbal alami adalah pembenahan sistem pertahanan tubuh dari dalam sehingga harus ada perbaikan dan pembenahan pada hampir seluruh organ dan sistem tubuh yang bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan tubuh. Sistem dan organ yang harus diperbaiki dan dibenahi diantaranya adalah sistem peredaran darah, sistem kelenjar dan sistem pembuangan racun atau sekresi. Adapun organ yang harus diperbaiki dan dibenahi secara bersama-sama diantaran adalah organ ginjal, jantung, pangkreas dan liver
  1. Minum banyak air. 
  2. Diet bagi yang kegemukan
  3. Menghindarii makanan tinggi purin (Bila 3 hal ini sudah Anda lakukan dan belum berhasil, maka diperlukan peranan dokter dalam memberikan obat pengendali asam urat).
  4. Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi: kentang, yogurt, dan pisang.
  5. Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C:   Jeruk, pepaya dan strawberry.
  6. Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat:   Buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih,     serai dan tomat.
  7. Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks :   Nasi, singkong, roti dan ubi. 
  8. Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa :   Gula, permen, arum manis, gulali dan sirup.
  9. Jangan minum aspirin.
  10. Jangan bekerja terlalu keras / kelelahan.
  11. Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat  naik tapi pengeluaran sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan .
  12. Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat badan.

4. Pengobatan Tradisional / Herbal

1. Sidagiri
2. Sambiloto
3. Kumis Kucing
4. Daun Salam
Adalah mengobati asam urat dengan menggunakan resep atau ramuan tradisional yang berasal dari tanaman-tanaman yang ada di sekitar kita, diantaranya:
1. Sidaguri (Sida rhombifolia). 
-Nama daerah: guri, siliguri, kahindu, sadagori, otok-otok atau bitumu. 
-Kandungan kimia : alkaloid, kalsium oksalat, tannin, saponin, fenol, asam amino, minyak atsiri, zat phlegmatic untuk ekspektoran, dan lubrikan. Akarnya mengandung alkaloid, steroid dan aphredine. 
-Rasa:  manis, sedikit panas dan sejuk.
-Manfaat:  antiradang, peluruh kencing dan penghilang rasa sakit. 
- Bagian  yang digunakan adalah akarnya.
Cara Meramu Sidaguri menjadi Obat Asam Urat:
1. Rebus 15-30 gram herba kering atau 30–60 gram herba basah sidaguri dengan 3 gelas air sampai tersisa setengahnya.
2 Minum 3 kali sehari masing-masing ½ gelas. Jika menggunakan akar, dosisnya 10– 15 gram.

2. Sambiloto (Adrographis panniculata). 
-Asal:  India . 
-Nama lain:  papaitan, ki peurat, bidara, kayu mas, lang, ki pait, sampiroto,      atau ki oray. 
-Kandungan: beberapa senyawa flavanoid, alkane, keton, aldehid dan juga       beberapa mineral seperti kalsium, kalium dan natrium. 
-Rasa:  pahit. 
-Manfaat: antiradang, penghilang nyeri atau analgetik, dan juga penawar racun. 
- Bagian  yang digunakan adalah seluruh tanaman.
Cara Meramu Sambiloto menjadi Obat Asam Urat:
1. Cuci bersih dan rebus sambiloto kering 10 gram, rimpang temulawak kering 10 gram, komfrey 5 – 10 gram, dan buah lada 1 gram dengan 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas.
2. Minum 3 kali satu gelas setiap hari, 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan.

3. Kumis kucing (Orthosiphon aristatus). 
Juga telah lama dikenal sebagai diuretik yang berkhasiat sebagai penghancur batu saluran kencing. Rasanya manis sedikit pahit, dulunya banyak tumbuh di selokan dan anak sungai, namun sekarang tak sedikit orang yang gemar menanamnya di pekarangan rumah. Garam kalium dalam tanaman ini memang berkhasiat melarutkan batu ginjal, karenanya banyak digunakan sebagai obat penghancur batu. Kandungan sinsetin-nya bersifat sebagai antibakteri, dan tanaman ini juga mengandung senyawa orthosiphonin glikosida. Sifat diuretik tanaman ini berguna untuk membantu tubuh membuang kelebihan asam urat lewat urin.
Cara Meramu Kumis Kucing menjadi Obat Asam Urat:
1. Cuci bersih 10 gram daun kumis kucing kering atau 20 gram basah, 10 gram meniran kering atau 20 gram basah, 10 gram sawi tanah kering atau 20 gram basah, 15 gram jahe merah kering atau 30 gram basah, dan 10 gram kapulaga kering. 
2. Memarkan jahe merah dan gabung dengan bahan yang lain, rebus dalam satu liter air hingga tersisa setengahnya. 
3. Minum pagi, siang dan sore hari, masing-masing ¾ gelas (150 ml) atau minum dua kali sehari masing-masing 200 ml.

4. Daun Salam (Eugenia polyanta). Dikenal masyarakat Indonesia sebagai
bumbu masak karena memiliki keharuman yang khas yang bisa menambah kelezatan masakan nusantara. Daun salam rasanya kelat dan bersifat astringent. Senyawa-senyawa seperti minyak atsiri, tannin dan flavonoid banyak terdapat dalam daunnya. Untuk pengobatan memang daunnya lah yang paling banyak digunakan, tetapi akar, kulit dan buahnya pun berkhasiat sebagai obat.
Cara Meramu Daun salam menjadi Obat Asam Urat:
1.Rebus 10–15 lembar daun salam segar ataupun kering dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas.
2. minum 2 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
Semoga bermanfaat.
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.
Sumber:
www.penyakitasamurat.net/?Produk_Pendamping_Untuk_Mengatasi_Asam_Urat
www.sofianonline.com
www.camsh.com

1 komentar: