Senin, 06 April 2015

Jumlah Ayat Al-Qur'an Yang Dinasakh, Nasikh dan Penjelasannya

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Bagi pembaca yang hendak memahami daftar berikut, ada baiknya anda membaca terlebih dahulu postingan saya sebelumnya mengenai pengertian nasakh, nasikh dan mansukh, atau Bahwa jumlah ayat yang nasakh (mengalami penghapusan atau pergantian) di dalam Al-Qur'an cukup banyak jumlahnya, maka daftar di bawah diharapkan bisa membantu pembaca dalam mengenal, mempelajari atau syukur memahami perihal nasakh di dalam Al-Qur'an.
Orang-orang Yahudi mengingkari adanya nasakh. Mereka mengatakan, bahwa nasakh itu membuka pintu kekeliruan dan kekacauan. Padahal, mereka sendirilah yang keliru karena sesungguhnya pengertian nasakh itu ialah tidak memberlakukan suatu ibadah yang telah diketahui oleh Yang memerintahkannya, bahwa hal itu adalah baik. Kemudian perlu pula diingat bahwa taklif atau kewajiban itu mempunyai tujuan yang menjadi sasarannya, dan setelah tercapai sasarannya maka kewajiban itu ditiadakan. Sedangkan pengertian kacau seperti yang dimaksud mereka ialah mengubah perkara yang diperintahkan dengan perkara yang baru, yang tidak dikenal sebagai sumber hukum.
Masalah nasakh ini pun tidak bertentangan dengan rasio atau akal jika ditinjau dari 2 alasan, yakni:
1. Bahwa pentasyri' itu boleh memerintahkan hukum apa pun, sesuai dengan apa yang dikehendakiNya.
2. Bahwa jiwa manusia apabila telah terbiasa terhadap suatu perintah yang biasa dikerjakannya, lalu bilamana perintah itu diubah maka hal itu akan dirasakan berat baginya. Karena ia telah terbiasa dengan perintah yang pertama atau sebelumnya dikerjakan; dengan demikian akan tampaklah ketaatannya kepada pentasyri' yaitu, bila dia mengerjakan apa yang telah diperintahkan-Nya itu. 

1. Landasan Adanya Nasakh Dalam Al-Qur'an

Sesungguhnya nasakh ini merupakan suatu hal yang diakui oleh syara', karena telah terbukti bahwa diantara ajaran Nabi Adam as. yang berlaku bagi segolongan diantara anak-anaknya ialah, boleh menikah dengan saudara perempuan sekandung dan perempuan-perempuan yang masih muhrim. Sebagaimana diperbolehkan pula di dalam syariat Nabi Adam a.s. berkerja di hari Sabtu, kemudian hal tersebut dinasakh (dihapus) oleh syariat Islam. Di dalam Al-Qur'an, ayat yang menjadi pedoman atau dasar hukum adanya nasakh ada tertera dalam firman Allah dalam Surat Al-Baqarah ayat 106:
مَا نَنسَخۡ مِنۡ ءَايَةٍ أَوۡ نُنسِهَا نَأۡتِ بِخَيۡرٍ۬ مِّنۡہَآ أَوۡ مِثۡلِهَآ‌ۗ أَلَمۡ تَعۡلَمۡ أَنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىۡءٍ۬ قَدِيرٌ 
Ayat mana saja  yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan [manusia] lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya.
Juga dalam Surah An-Nahl  ayat 101:
وَإِذَا بَدَّلۡنَآ ءَايَةً۬ مَّڪَانَ ءَايَةٍ۬‌ۙ وَٱللَّهُ أَعۡلَمُ بِمَا يُنَزِّلُ قَالُوٓاْ إِنَّمَآ أَنتَ مُفۡتَرِۭ‌ۚ بَلۡ أَكۡثَرُهُمۡ لَا يَعۡلَمُونَ
Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata: "Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja". Bahkan kebanyakan mereka tiada mengetahui. (101).
Dan diperkuat lagi dengan adanya sekian banyak hadits shahih yang telah saya posting sebelumnya.(silakan dibaca kembali Pengertian Nasikh dan Mansukh).



1 al-Fatihah 7 Makiyah 0 0
2 al-Baqarah 286 Madaniyah 26 15 41
3 Ali-Imran 200 Madaniyah 5 2 7
4 An-Nisa 176 Madaniyah 24 18 42
5 al-Ma'idah 120 Madaniyah 9 8 17
6 al-An'am 165 Makiyah 13 13
7 al-A'raf 206 Makiyah 2 2 4
8 al-Anfal 75 Madaniyah 6 6 12
9 at-Taubah 129 Madaniyah 7 110 117
10 Yunus 109 Makiyah 4 4
11 Hud 123 Makiyah 3 3
12 Yusuf 111 Makiyah 0 0
13 ar-Ra'd 43 Makiyah 2 2
14 Ibrahim 52 Makiyah 0 0
15 al-Hijr 99 Makiyah 5 5
16 an-Nahl 128 Makiyah 5 5
17 al-Isra' 111 Makiyah 4 2 6
18 al-Kahfi 110 Makiyah 0 0
19 Maryam 98 Makiyah 5 3 8
20 Thaha 135 Makiyah 3 3
21 al-Anbiya 112 Makiyah 2 2 4
22 al-Hajj 78 Makiyah 2 0 2
23 al-Mu'minun 118 Makiyah 2 2 4
24 an-Nuur 64 Madaniyah 7 10 17
25 al-Furqan 77 Makiyah 3 1 4
26 asy-Syu'ara 227 Makiyah 3 1 4
27 an-Naml 93 Makiyah 1 1
28 al-Qashash 88 Makiyah 1 1
29 al-Ankabut 69 Makiyah 1 1
30 ar-Ruum 60 Makiyah 0 0
31 Lukman 34 Makiyah 1 1
32 as-Sajadah 30 Makiyah 1 1
33 al-Ahzab 73 Madaniyah 2 1 3
34 Saba' 54 Makiyah 1 1 2
35 Fathir 45 Makiyah 1 1
36 Yasin 83 Makiyah 0 0
37 ash-Shaffat 183 Makiyah 4 4
38 Shad 88 Makiyah 2 2
39 Az-Zumar 75 Makiyah 7 7
40 al-Mu'min 85 Makiyah 2 2
41 Fushshilat 54 Makiyah 1 1
42 Asy-Syura 53 Makiyah 8 1 9
43 az-Zukhruf 89 Makiyah 2 2
44 ad-Dukhan 59 Makiyah 1 1
45 al-Jatsiyah 37 Makiyah 1 1
46 al-ahqaf 35 Makiyah 2 2
47 Muhammad 38 Madaniyah 1 1 2
48 al-Fath 27 Madaniyah 0 4 4
49 al-Hujurat 18 Madaniyah 0 0
50 Qaaf 45 Makiyah 2 2
51 adz-Dzariyat 60 Makiyah 2 1 3
52 ath-Thur 49 Makiyah 1 1 2
53 an-Najm 62 Makiyah 2 2
54 al-Qamar 55 Makiyah 0 0
55 ar-Rahman 78 Makiyah 0 0
56 al-Waqi'ah 96 Makiyah 0 0
57 al-Hadid 29 Madaniyah 0 0
58 al-Mujadalah 22 Makiyah 1 1 2
59 al-Hasyr 24 Madaniyah 0 1 1
60 al-Mumtahanah 13 Madaniyah 3 2 5
61 ash-Shaf 14 Madaniyah 0 0
62 al-Jumu'ah 11 Madaniyah 0 0
63 al-Munafiqin 11 Madaniyah 0 1 1
64 at-Taghabun 18 Madaniyah 0 1 1
65 ath-Thalaq 12 Madaniyah 0 3 3
66 at-Tahrim 12 Madaniyah 0 0
67 al-Mulk 30 Makiyah 0 0
68 al-Qalam 52 Makiyah 2 2
69 al-Haqqah 52 Makiyah 0 0
70 al-Ma'rij 44 Makiyah 1 1
71 Nuh 28 Makiyah 0 0
72 al-Jin 28 Makiyah 0 0
73 al-Muzammil 20 Makiyah 6 2 8
74 al-Mudatsir 56 Makiyah 1 1
75 al-Qiyamah 40 Makiyah 1 1
76 al-Insan 31 Madaniyah 2 2
77 al-Mursalat 50 Makiyah 0 0
78 an-Naba. 40 Makiyah 0 0
79 an-Naziat 46 Makiyah 0 0
80 Abasa 42 Makiyah 1 1
81 at-Takwir 29 Makiyah 0 2 2
82 al-Infithar 19 Makiyah 0 0
83 al-Muthaffifin 36 Makiyah 0 0
84 al-Insyiqaq 25 Makiyah 0 0
85 al-Buruj 22 Makiyah 0 0
86 ath-Thariq 17 Makiyah 1 1
87 al-A'la 19 Makiyah 0 3 3
88 al-Ghasiyah 26 Makiyah 1 1
89 al-Fajr 30 Makiyah 0 0
90 al-Balad 20 Makiyah 0 0
91 asy-Syam 15 Makiyah 0 0
92 al-Lail 21 Makiyah 0 0
93 adh-Dhuha 11 Makiyah 0 0
94 Alam Nashrah 8 Makiyah 0 0
95 at-Tin 8 Makiyah 1 1
96 al-'Alaq 19 Makiyah 0 0
97 al-Qadar 5 Makiyah 0 0
98 al-Bayyinah 8 Makiyah 0 0
99 al-Zalzalah 8 Makiyah 0 0
100 al-'Adiyat 11 Makiyah 0 0
101 al-Qari'ah 11 Makiyah 0 0
102 at-Takatsur 8 Makiyah 0 0
103 al-'Asr 3 Makiyah 1 1 2
104 al-Humazah 9 Makiyah 0 0
105 al-Fiil 5 Makiyah 0 0
106 al-Quraisy 4 Makiyah 0 0
107 al-Ma'un 7 Makiyah 0 0
108 al-Kautsar 3 Makiyah 0 0
109 al-Kafirun 6 Makiyah 1 1
110 an-Nashr 3 Makiyah 0 0
111 al-Lahab 5 Makiyah 0 0
112 al-Ikhlas 4 Makiyah 0 0
113 al-Falaq 5 Makiyah 0 0
114 an-Naas 6 Makiyah 0 0



Jika mengacu pada diagram di atas, dengan asumsi jumlah suratnya disepakati, maka kita dapat membuat prosentase untuk beberapa kategori, sebagai berikut:
Jumlah Surat:
1. Dimansukh : 59/114 = 51,79 %
2. Nasikh        : 31/114 = 27,19 %
3. Terdapat nasikh/mansukh  : 67/114 = 58,77 %
4. Tanpa nasikh-mansukh      : 47/114 = 41,22 %
Jumlah Ayat:
1. Dimansukh : 212/6.235 = 3,4%
2. Nasikh        : 209/6.235 = 3,5%
3. Terdapat nasikh/mansukh: 421/6.235 = 6,75%
4. Tanpa nasikh-mansukh    : 5.814/6.235 = 93,25%
5. Terbanyak menasikh (mengganti/menghapus kaidah hukum ayat lain adalah ayatus-Saif, yakni surat at-Taubah ayat 5, sebanyak 110 kali.
Semoga bermanfaat.
                      ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ                         
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Sumber:
Tafsir Jalalain jilid 4, Jalaluddin al-Mahally dan Jalaluddin As-Suyuthi, Penerbit: Sinar Baru Algensindo.

Al-Qur'an Online

Tidak ada komentar:

Posting Komentar