Rabu, 14 Januari 2015

Pengertian: Sungai Yang Mengalir, Buah-Buahan dan Bidadari Di Surga

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Serial Tafsir Istilah Kata

Surga ada bermacam-macam. Ada yang dinamai surga al-Firdhaus, surga 'Adn, Surga Ma'wa, surga Illiyyun, dan lain-lain, yang mengalir di sekelilingnya atau di bawah pepohonannya sungai-sungai. Mereka dianugerahi aneka rezeki, antara lain berupa buah-buahan yang setiap dihidangkan kepada mereka, penghuninya menduga sama dengan buah duniawi atau sama dengan apa yang dihidangkan sebelumnya sehingga mereka berkata: "Inilah yang telah dianugerahkan kepada kami dahulu." Di samping itu, ada juga di dalam surga, buat para penghuninya pasangan-pasangan yang telah berulang kali disucikan dari segala macam kotoran.
*********************************************************************
وَبَشِّرِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ أَنَّ لَهُمۡ جَنَّـٰتٍ۬ تَجۡرِى مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَـٰرُ‌ۖ ڪُلَّمَا رُزِقُواْ مِنۡہَا مِن ثَمَرَةٍ۬ رِّزۡقً۬ا‌ۙ قَالُواْ هَـٰذَا ٱلَّذِى رُزِقۡنَا مِن قَبۡلُ‌ۖ وَأُتُواْ بِهِۦ مُتَشَـٰبِهً۬ا‌ۖ وَلَهُمۡ فِيهَآ أَزۡوَٲجٌ۬ مُّطَهَّرَةٌ۬‌ۖ وَهُمۡ فِيهَا خَـٰلِدُونَ
Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu." Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya (Q.S. Al-baqarah: 25).
*********************************************************************

1. Pengertian Sungai-Sungai di Surga

  • Tepiannya mutiara ber-rongga. Disebutkan dalam sebuah hadits bahwa sungai-sungai di surga mengalir tanpa parit. Disebutkan pula tentang sifat telaga al-Kautsar bahwa tepiannya adalah mutiara yang berrongga. Tidak ada pertentangan antara keduanya. Tanahnya terbuat dari minyak kesturi al-adzfar, pasirnya dari mutiara dan permata. Kita memohon kepada Allah karunia-Nya, sesungguhnya Dia Maha Melimpahkan kebajikan lagi Maha Penyayang.
  • Sungainya memancar dari bawah bukit. Diriwayatkan dari Ibnu Abi Hatim dari Abu Hurairah r.a., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: "Sungai-sungai surga memancar dari bawah anak bukit atau gunung yang terbuat dari kasturi."[1].
  • Sungainya memancar dari gunung Kesturi. Diriwayatkan pula dari Masruq, ia berkata,"Abdullah mengatakan: 'Sungai-sungai surga memancar dari Gunung Kasturi.'"[2].
  • Tafsir Jalalain. Di dalam Tafsir Jalalain disebutkan bahwa yang dimaksud "Mengalir di bawahnya sungai-sungai" adalah di bawah kayu-kayuan dan mahligai-mahligainya, maksudnya air yang berada di sungai-sungai itu karena sungai artinya ialah galian yang memanjang tempat mengalirnya air, sebab airlah yang telah menggali atau menjadikannya nahr, dan menisbatkan "mengalir" pada selokan disebut "majas" atau simbolisme.

2. Pengertian Buah-Buahan Di Surga

  • Pelayan muda selalu berkeliling membawakan hidangan. Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Yahya bin Abi Katsir, ia mengatakan:"Rerumputan surga terbuat dari za'faran, bukitnya terbuat dari kasturi. Mereka akan dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda belia dengan membawa buah-buahan dan penduduk Surga memakannya, Kemudian diberikan lagi buah-buahan yang serupa. Maka berkatalah penduduk Surga: "Ini adalah buah-buahan yang kalian bawa tadi." Maka para pelayan muda tersebut berkata" "Makanlah, warnanya serupa tapi rasanya berbeda." Itulah makna dari firman Allah Ta'ala وَأُتُواْ بِهِۦ مُتَشَـٰبِهً۬ا‌ۖ "Mereka diberi buah-buahan yang serupa"."
  • Buah-buahannya serupa tapi rasanya berbeda. Abu Ja'far ar-Razi meriwayatkan dari ar-Rabi' bin Anas, dari Abul 'Aliyah, ia mengatakan:" وَأُتُواْ بِهِۦ مُتَشَـٰبِهً۬ا‌ۖ "Mereka diberi buah-buahnan yang serupa" antara buah yang satu dengan buah yang lainnya ada kemiripan, tetapi rasanya berbeda." [3].
  • Serupa dengan apa yang dikenal di dunia. Ikrimah mengatakan: وَأُتُواْ بِهِۦ مُتَشَـٰبِهً۬ا‌ۖ "Mereka diberi buah-buahan yang serupa" maksudnya serupa dengan buah-buahan di dunia, hanya saja buah-buahan di Surga lebih baik."[4].
  • Sama namanya saja. Sufyan ats-Tsauri meriwayatkan dari al-A'Massy, dari Abu Zhibyan, dari Ibnu 'Abbas, ia mengatakan:"Tidak ada keserupaan antara buah-buahan di Surga dengan buah-buahan di dunia, kecuali hanya namanya saja."
  • Dalam riwayat lain disebutkan:"Tidak ada di dunia ini sesuatu yang menyerupai apa yang ada di Surga, kecuali namanya saja."[5].

3. Pengertian Pasangan-Pasangan di Surga

Ada pertanyaan, “Jika laki-laki di Surga mendapatkan bidadari, lalu apakah yang didapatkan oleh wanita?”. “Apakah mendapat pasangan/ bidadara juga?”
Allah Ta'ala berfirman:
مَنۡ عَمِلَ سَيِّئَةً۬ فَلَا يُجۡزَىٰٓ إِلَّا مِثۡلَهَاۖ وَمَنۡ عَمِلَ صَـٰلِحً۬ا مِّن ذَڪَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤۡمِنٌ۬ فَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ يَدۡخُلُونَ ٱلۡجَنَّةَ يُرۡزَقُونَ فِيہَا بِغَيۡرِ حِسَابٍ۬
Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia tidak akan dibalas melainkan sebanding dengan kejahatan itu. Dan barangsiapa mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezki di dalamnya tanpa hisab. (Q.S. Al-Mukmin: 40).
Nabi Saw bersabda:
وَمَا فِي الْجَنَّةِ أَعْزَبُ 
Di surga tidak ada orang yg membujang (tdk memiliki pasangan)”. (HR. Muslim).
Jadiii...Bagi wanita yg belum memiliki suami di dunia akan dinikahkan oleh Allah dengan pria ahli surga yg dia sukai.
  1. Bagi wanita yg diceraikan oleh suaminya didunia atau menginggal sebelum menikah, maka pria ahli surga yg tampan dan berakhlak baik akan menikahinya. Dari Muhammad berkata: “Apakah mereka saling berbangga atau saling mengingatkan: kaum laki di surga lebih banyak atau wanita? Maka Abu Hurairah berkata: Bukankah Abul Qasim shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya kelompok pertama yang masuk surga menyerupai bentuk bulan purnama, kemudian yang berikutnya secerah cahaya bintang di langit, setiap orang di sana memiliki dua orang istri, di mana dia dapat melihat sumsum mereka dari balik dagingnya. Dan di surga tidak ada bujangan” (HR Muslim No. 5062). Syaikh Utsaimin berkata: “Apabila wanita tersebut belum pernah menikah di dunia maka Allah akan menikahkannya dengan laki-laki yang disukainya di surga. Karena kenikmatan di surga tidak hanya terbatas untuk kaum laki saja, namun juga untuk kaum laki dan wanita, di mana yang termasuk kenikmatan: adalah menikah.
  2. Bagi wanita yg masuk surga akan mendapatkan suaminya sendiri yg di dunia apabila dia pun masuk surga. Apabila suaminya tdk masuk surga, maka di sana ada pria ahli surga yg akan memperisterinya. Syaikh Utsaimin berkata: “Apabila wanita tersebut termasuk ahli surga dan belum menikah, atau suaminya bukan termasuk ahli surga, maka apabila dia masuk surga maka di surga ada kaum laki-laki yang belum menikah sebelumnya, maka dia menikah dengan salah satu wanita tersebut.
  3. Bila seorang wanita di dunia mempunyai suami lebih dari satu, ia diberi pilihan untuk memilih yg terbaik. Ummu Salamah bertanya kepada Nabi Saw,“Wahai Rasulullah, salah seorang wanita di antara kami pernah menikah dengsn dua, tiga, atau empat laki-laki lalu meninggal dunia. Dia masuk surga dan mereka pun masuk surga pula. Siapakah di antara laki-laki itu yang akan menjadi suaminya di surga?” Rasul menjawab, “Wahai Ummu Salamah, wanita itu disuruh memilih, lalu ia pun memilih siapa di antara mereka yg akhlaknya paling bagus, lalu dia berkata, ‘Wahai Rabb-ku, sesungguhnya lelaki inilah yang paling baik akhlaknya tatkala hidup bersamaku di dunia. Maka nikahkanlah aku dengannya’”.(HR. Thabrani). Akan tetapi ada juga hadits lain yang berbeda, yakni: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: اَلْمَرْأَةُ ِلآخِرِ أَزْوَاجِهَا “Istri itu untuk suaminya yang terakhir.” (Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi, 7/70, dan dinilai shahih oleh Al-Albani dalam As-Silsilah Ash-Shohiihah, no. 1281).
  4. Keluarga shaleh akan berkumpul kembali disurga."Mereka dan istri-istri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan".(QS.Yaasiin:56) "Masuklah kamu ke dalam Surga, kamu dan istri-istri kamu akan digembirakan".(QS.Az-Zukhruf:70).
Jadi kenikmatan surga berlaku umum bagi wanita dan pria yg shaleh.
Mengenai firman Allah وَلَهُمۡ فِيهَآ أَزۡوَٲجٌ۬ مُّطَهَّرَةٌ۬‌ۖ "Dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci,":
  • Ibnu Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu 'Abbas, ia mengatakan: "Maksudnya suci dari noda dan kotoran." [6].
  • Mujahid mengatakan: Yaitu suci dari haidh, tinja, air seni, dahak, ingus, mani maupun anak.
  • Qatadah mengatakan: "Suci dari kotoran dan perbuatan dosa." Dalam satu riwayat darinya ia berkata, "Tidak pernah haidh dan tidak memiliki beban untuk beramal."Hal yang sama diriwayatkan dari 'Atha', al-Hassan, adh-Dhahak, Abu Shalih, 'Athiyyah, dan As-Suddi.[7].
Sedangkan firmanNya:  وَهُمۡ فِيهَا خَـٰلِدُونَ "Dan mereka kekal di dalamnya, " itulah kebahagiaan yang sempurna. Dengan nikmat tersebut, mereka berada di tempat yang aman dari kematian, sehingga kenikmatan itu tiada akhir dan tidak ada habisnya. Bahkan mereka senantiasa berada dalam kenikmatan abadi selama-lamanya. Semoga Allah memasukkan kita ke dalam golongan mereka, sesungguhnya Dia Maha Pemurah, mahamulia lagi Maha Penyayang.


4. Berdo'a Memohon Surga Allah

Banyak Do’a-doa yang diriwayatkan oleh ahli hadist agar kita di masukkan ke dalam surganya Allah swt. Di bawah ini akan dinukilkan beberapa diantaranya, insyaallah:     
1. Do'a Mohon surga Firdaus.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
” فَإِذَا سَأَلْتُمُ اللَّهَ فَاسْأَلُوهُ الْفِرْدَوْسَ، فَإِنَّهُ أَوْسَطُ الْجَنَّةِ، وَأَعْلَى الْجَنَّةِ…..
Apabila kalian memohon kepada Allah, maka mohonlah surga Firdaus, karena ia adalah surga yang terletak paling tengah dan paling tinggi [HR al-Bukhari: 2790] .
2. Do'a Mohon dimasukkan Surga                                                                   
   اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّار  
Ya Allah! Sesungguhnya aku mohon kepadaMu, agar dimasukkan ke Surga dan aku berlindung kepadaMu dari Neraka.(HR. Abu Dawud dan lihat di Shahih Ibnu Majah 2/328.).
3. Redaksi do'a meminta surga
Dari Anas bin Malik r.a., Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ سَأَلَ اللَّهَ الْجَنَّةَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، قَالَتِ الْجَنَّةُ: اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَمَنْ اسْتَجَارَ مِنَ النَّارِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، قَالَتِ النَّارُ: اللَّهُمَّ أَجِرْهُ مِنَ النَّارِ

Siapa yang meminta surga 3 kali, maka surga akan berkata: ’Ya Allah, masukkanlah dia ke dalam surga.’ Dan siapa yang memohon perlindungan dari neraka 3 kali, maka neraka akan berkata: ’Ya Allah, lindungilah dia dari neraka.” (HR. Ahmad 12585, Nasai 5521, Turmudzi 2572 dan yang lainnya. Hadis ini dinilai hasan oleh Syuaib al-Arnauth dan dinilai shahih oleh al-Albani).
                      ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ
Sebarkan !!! insyaallah bermanfaat.
Sumber:
Tafsir Shahih Ibnu Katsir I hal. 178-182, Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri, Penerbit: Pustaka Ibnu Kaatsir.
Tafsir Jalalain I hal. 14, Jalaluddin As-Suyuti dan Al-Mahally, Penerbit: SInar Baru Algensindo.
Tafsir Al-Misbah I hal.127-128, 182-183, Prof.Quraisy Shihab, Penerbit: Lentera Hati.
https://www.facebook.com/KabahKiblatkuHajiMabrurImpianku/posts/307366312719113
***
[1]. Ibnu Abi Hatim (I/87).
[2]. Ibnu Abi Hatim (I/88)
[3]. Ibnu Abi Hatim (I/90)
[4]. Tafsir ath-Thabari (I/391)
[5]. Tafsir ath-Thabari (1392).
[6]. Tafsir ath-Thabari (I/395).
[7]. Tafsir ath-Thabari (I/396).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar