Senin, 26 Januari 2015

Pengertian Iblis Dan Asal-Usulnya Menurut Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Istilah Kata

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

1. Arti Kata Iblis

Ada yang berpendapat bahwa kata iblis itu bukan terambil dari bahasa Arab. Konon asalnya dari bahasa Yunani, yakni "diabolos". Kata ini terdiri dari kata "dia" yang berarti "di tengah" atau "sewaktu" dan "ballein" yang berarti "melontar" atau "mencampakkan". Penggabungan kata ini melahirkan beberapa makna antara lain"menentang, menghalangi, dan yang berada antar dua pihak untuk memecah belah dan menciptakan kesalahpahaman antara keduanya".
Banyak pakar berpendapat bahwa kata iblis terambil dari kata bahasa Arab (أبلس) ablasa yang berarti "putus asa" atau dari kata (بلس) balasa yang berarti "tiada kebaikannya".

*********************************************************************

...... وَإِذۡ قُلۡنَا لِلۡمَلَـٰٓٮِٕكَةِ ٱسۡجُدُواْ لِأَدَمَ فَسَجَدُوٓاْ إِلَّآ إِبۡلِيسَ 

Dan [ingatlah] ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah  kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis(Q.S.Al-Baqarah: 34).

*********************************************************************

2. Apakah Iblis Berasal Dari Golongan Malaikat ?

Ketika Allah Ta'ala memerintahkan para Malaikat untuk sujud kepada Adam, maka iblis pun termasuk dalam perintah itu. Karena meskipun iblis bukan dari golongan Malaikat, namun iblis menyerupai dan meniru tingkah laku mereka. Oleh karena itu, iblis termasuk dalam perintah yang ditujukan kepada para Malaikat, dan dia tercela atas pelanggaran yang dia lakukan terhadap perintah-Nya.
Muhammad bin Ishaq meriwayatkan dari Ibnu 'Abbas r.a., ia berkata: "Sebelum iblis melakukan perbuatan maksiat, dia termasuk dalam golongan Malaikat, namanya adalah 'Azaaziil, dia termasuk penduduk bumi. Dan dia termasuk jenis Malaikat yang paling bersungguh-sungguh dalam beribadah dan paling banyak memiliki ilmu. Hal itulah yang mendorongnya untuk menyombongkan diri, dan ia berasal dari negeri yang disebut Jinn."[1].
Allah Ta'ala telah menegaskan asal-usul iblis dalam beberapa firman-Nya:
وَإِذۡ قُلۡنَا لِلۡمَلَـٰٓٮِٕكَةِ ٱسۡجُدُواْ لِأَدَمَ فَسَجَدُوٓاْ إِلَّآ إِبۡلِيسَ كَانَ مِنَ ٱلۡجِنِّ 
Dan [ingatlah] ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam",  maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin (Q.S. Al-Kahfi:50).
وَخَلَقَ ٱلۡجَآنَّ مِن مَّارِجٍ۬ مِّن نَّارٍ۬
dan Dia menciptakan jin dari nyala api. (Q.S. Ar-Rahman: 15).
وَٱلۡجَآنَّ خَلَقۡنَـٰهُ مِن قَبۡلُ مِن نَّارِ ٱلسَّمُومِ
Dan Kami telah menciptakan jin sebelum [Adam] dari api yang sangat panas. (Q.S. Al-Hijr: 27).

3. Kesalahan Menterjemahkan "إِلَّآ" Dengan Arti "Kecuali"

Di dalam Al-Qur'an terjemahan (termasuk versi Depag) kata "illaa iblis" diartikan "kecuali iblis", hal inilah yang membuat orang beranggapan bahwa iblis itu dari golongan Malaikat (yang membankang [?]).
Bahwa illa artinya kecuali itu benar, tapi tidak selalu tepat. Dalam kaidah Tata bahasa Arab, kata (إلا) illaa mempunyai 2 kategori, yakni:
  1. (إستثناء متصل) Istitsna' muttashil; bahwa yang dikecualikan adalah termasuk anggota kelompok yang disebut sebelumnya, illa diterjemahkan dengan kecuali. Contoh: "Semua mahasiswa hadir, kecuali Anton". maka si Anton yang dikecualikan itu termasuk golongan mahasiswa.
  2. (إستثناء منقطع)Istitsna' munqathi'; bahwa yang dikecualikan itu bukan termasuk anggota kelompok yang disebut sebelumnya, illa diterjemahkan dengan tetapi. Contoh: "Semua mahasiswa hadir, tetapi dosen tidak". Maka di sini dosen bukan termasuk kelompok mahasiswa.
Ustadz Muhammad Thalib dalam Tarjamah tafsiriyahnya mengartikan ayat ini selengkapnya, sbb.:
"Wahai Muhammad, ingatlah ketika Kami berfirman kepada para malaikat dan jin;'Sujudlah kalian kepada Adam.' Para Malaikat pun bersujud, tetapi iblis dari golongan jin tidak mau bersujud. Iblis benci kepada Adam dan bersikap congkak kepada Allah, Iblis termasuk golongan kafir."
Berdasarkan penjelasan kaidah ini, maka surah al-Baqarah ayat 34, diartikan dengan: "Dan [ingatlah] ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka tetapi Iblis (tidak)".
Dan berdasarkan itu pula, maka disimpulkan bahwa iblis bukan dari golongan Malaikat. Allaahu a'lam.


4. Surat dan Ayat-Ayat Al-Qur'an Tentang Iblis

Semoga bermanfaat.
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ  
Sumber:
Shahih Tafsir Ibnu Katsir I hal. 213-214, Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri, Penerbit Pustaka Ibnu Katsir.
***
[1]. Tafsir ath-Thabari (I/302).

8 komentar:

  1. menurut saya keadaan jaman sekarang itu pak lebih disibukkan dengan kajian-kajian tanpa arah. artinya justru lupa dengan tindakan (aplikasi dilapangan) kaku dan lain sebagainya. seperti kajian ini, saya sangat yakin sudah banyak yang tahu, bahkan mereka sadar mereka sudah seperti setan dalam tindak tanduknya hidup didunia ini hehe - keep blogwalking pak semangat selalu berikan artikel religinya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang dijelaskan dalam surat An-Nas: setan itu ada dua jenis, "Minal jinnati wan-naas" (dari golongan jin dan manusia).

      Hapus
  2. terimakasih telah menjelaskan asalmuasal jin itu sepeerti apa terimakasih sudah memberikan pencerahan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, Mbak Nabil Fayad, semoga kita dijauhkan dari godaaannya, amin.

      Hapus
  3. iya gan. ane pernah denger itu tentang iblis yg katanya orang tergolong dari malaikat. malaikat yg membangkang kemudian disebut iblish.
    tapi menurut saya itu semua allah dan rosulnya yg tau.

    BalasHapus
  4. Selamat malam Sob... Karena ini kunjungan Perdana saya, saya minta izin dulu untuk follow blognya Sob agar Silaturahmi nantinya dapat terus berjalan,jika berkenan untuk Follback,bisa nantinya jalan jalan di gubuk tua saya disebelah.


    Sepertinya jika saya ingin membaca Artikel Islami saya harus rajin rajin kesini ya Sob,karena saya lihat disini banyak Artikel Islami yang bisa menambah wawasan kita mengenai dunia Islam...

    BalasHapus
  5. semoga saya dan muslim/muslimah yang lain di ampuni dari dosa-dosa oleh Alloh S.W.T ... aminn aLLOH YA ROBBAL ALAMIN ...

    BalasHapus