Minggu, 25 Mei 2014

Syarat, Tatacara Masuk Islam dan Pencatatannya

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Kita sering mendengar atau menyaksikan orang yang baru masuk Islam, yang sering disebut dengan Mu'allaf. Pengertian mu'allaf sendiri sebenarnya bermakna orang yang dijinakkan hatinya, bukan orang yang baru masuk Islam atau orang masuk Islam yang sebelumnya beragama lain, karena bisa jadi sebutan muallaf itu akan terus disandangnya kendati aqidahnya sudah kuat. Syarat utama bagi orang yang baru masuk Islam itu mudah, yakni mengucapkan dua kalimat Syahadat. yang lafadznya berbunyai:
 أشهد أن لا إله إلا ألله - و أشهد أن محمد الرسول الله  "Asy-hadu allaa ilaaha ilallaah, wa asy-hadu anna Muhammadar Rasuulullah" artinya: Aku beraksi bahwa tiada sesembahan yang wajib diibadahi selain Allah - dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adaah utusan Allah. Barangsiapa yang mengucapkan dan mengikrarkan dengan lisannya, maka dia menjadi orang Islam. Dan berlaku baginya hukum-hukum Islam, walaupun dalam hatinya dia mengingkari. Karena kita diperintahkan untuk memberlakukan secara lahirnya. Adapun batinnya, kita serahkan kepada Allah.


1. Bertambahnya Orang Masuk Islam 

Sejumlah data yang dikomposisikan oleh Demented Vision (2007), dari sebuah observasi di Amerika Serikat tentang perkembangan jumlah pemeluk agama-agama dunia menarik untuk dicermati. Dari data observasi itu, terdapat angka-angka yang menunjukkan perbandingan pertumbuhan penganut Islam dan Kristen di dunia. Lembaga itu mencatat sebagai berikut:
  • pada tahun 1900, jumlah pemeluk Kristen adalah 26,9% dari total penduduk dunia, sementara pemeluk Islam hanya 12,4%.
  • Delapan puluh tahun kemudian (1980), angka itu berubah. Penganut Kristen bertambah 3,1% menjadi 30%, dan Muslim bertambah 4,1% menjadi 16,5% dari seluruh penduduk bumi. 
  • Pada pergantian milenium kedua, yaitu 20 tahun kemudian (2000), jumlah itu berubah lagi tapi terjadi perbedaan yang menarik. Kristen menurun 0,1% menjadi 29,9% dan Muslim naik lagi menjadi 19,2%. Pada tahun 2025, angka itu diproyeksikan akan berubah menjadi: penduduk Kristen 25% (turun 4,9%) dan Muslim akan menjadi 30% (naik pesat 10,8%) mengejar jumlah penganut Kristen.
  • Bila diambil rata-rata, Islam bertambah pemeluknya 2,9% pertahun. Pertumbuhan ini lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan jumlah penduduk bumi sendiri yang hanya 2,3% pertahun. 17 tahun lagi dari sekarang, bila pertumbuhan Islam itu konstan, dari angka kelahiran dan yang masuk Islam di berbagai negara, berarti prediksi itu benar, Islam akan menjadi agama nomor satu terbanyak pemeluknya di dunia, menggeser Kristen menjadi kedua.
  • World Almanac and Book of Fact,  New York Times Bestseller, mencatat jumlah total umat Islam sedunia tahun 2004 adalah 1,2 milyar lebih (1.226.403.000), tahun 2007 sudah mencapai 1,5 milyar lebih (1.522.813.123 jiwa). Ini berarti, dalam 3 tahun, kaum Muslim mengalami penambahan jumlah sekitar 300 juta orang (sama dengan jumlah umat Islam yang ada di kawasan Asia Tenggara).
Fenomena yang tidak masuk akal
Fenomena di Amerika sendiri sangat menarik. Sangat tidak masuk di akal pemerintah George Bush dan tokoh-tokoh Amerika, masyarakat Amerika berbondong-bondong masuk Islam justru setelah peristiwa pemboman World Trade Center pada 11 September 2001 yang dikenal dengan 9/11 yang sangat memburukkan citra Islam itu. Pasca 9/11 adalah era pertumbuhan Islam paling cepat yang tidak pernah ada presedennya dalam sejarah Amerika. 8 juta orang Muslim yang kini ada di Amerika dan 20.000 orang Amerika masuk Islam setiap tahun setelah pemboman itu. Pernyataan syahadat masuk Islam terus terjadi di kota-kota Amerika seperti New York, Los Angeles, California, Chicago, Dallas, Texas dan yang lainnya.
Atas dasar fakta inilah, ditambah gelombang masuk Islam di luar Amerika, seperti di Eropa dan beberapa negara lain, beberapa tokoh Amerika menyatakan kesimpulannya. The Population Reference Bureau USA Today sendiri menyimpulkan: “Moslems are the world fastest growing group.” Hillary Rodham Cinton, istri mantan Presiden Clinton seperti dikutip oleh Los Angeles Times mengatakan, “Islam is the fastest growing religion in America.” Kemudian, Geraldine Baum mengungkapkan: “Islam is the fastest growing religion in the country” (Newsday Religion Writer, Newsday). “Islam is the fastest growing religion in the United States,” kata Ari L. Goldman seperti dikutip New York Times.
إِذَا جَآءَ نَصۡرُ ٱللَّهِ وَٱلۡفَتۡحُ (١) وَرَأَيۡتَ ٱلنَّاسَ يَدۡخُلُونَ فِى دِينِ ٱللَّهِ أَفۡوَاجً۬ا (٢) فَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ وَٱسۡتَغۡفِرۡهُ‌ۚ إِنَّهُ ۥ ڪَانَ تَوَّابَۢا (٣
Apabila datang pertolongan Allah dan kemenangan (semasa engkau wahai Muhammad berjaya menguasai negeri Mekah); (1) Dan engkau melihat manusia masuk dalam agama Allah beramai-ramai; (2) Maka ucapkanlah tasbih dengan memuji Tuhanmu dan mintalah ampun kepadaNya, sesungguhnya Dia amat menerima taubat. (3).

2. Dalil Pengucapan Orang Masuk Islam

Dalil dari hal itu adalah:
  1. ketika Nabi saw. menerima orang-orang yang hendak masuk Islam, beliau hanya mewajibkan mereka mengucapkan dua kalimat Syahadat. Nabi saw. tidak menunggu hingga datangnya waktu shalat atau bulan puasa (Ramadhan). 
  2. Di saat Usamah, sahabat Rasulullah, membunuh orang yang sedang mengucapkan, "Laa ilaaha illallaah," Nabi menyalahkannya dengan sabdanya, "Engkau bunuh dia, setelah dia mengucapkan Laa ilaaha illallaah." Usamah lalu berkata, "Dia mengucapkan Laa ilaaha illallaah karena takut mati." Kemudian Rasulullah saw. bersabda, "Apakah kamu mengetahui isi hatinya?"
  3. Dalam “Musnad Al-Imam Ahmad” diterangkan, ketika kaum Tsaqif masuk Islam, mereka mengajukan satu syarat kepada Rasulullah, yaitu supaya dibebaskan dari kewajiban bersedekah dan jihad. Lalu Nabi saw. bersabda, "Mereka akan melakukan (mengerjakan) sedekah dan jihad."

3. Syahadat Adalah Syarat Bisa Masuk Surga

Barangsiapa yang meninggal dalam  keadaan bertauhid, yaitu sebelum mengembuskan  napasnya yang terakhir dia berikrar dan mengucapkan dua kalimat Syahadat, maka dia berhak berada di sisi Allah dan masuk surga-Nya. Orang  tersebut sudah dapat dipastikan oleh Allah akan masuk surga, walaupun masuknya terakhir (tidak bersama-sama orang yang masuk pertama), karena dia diazab terlebih dahulu di neraka disebabkan kemaksiatan dan dosa-dosanya yang dikerjakan, yang belum bertobat dan tidak diampuni. Tetapi dia juga tidak kekal di neraka, karena di dalam hatinya masih ada sebutir iman. Adapun dalil-dalilnya sebagaimana diterangkan dalam hadis Shahih Bukhari dan Shahih  Muslim, sebagai berikut:
  1. Dari Abu Dzar r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Barangsiapa mengucapkan, 'Laa ilaaha  illallaah,' kemudian meninggal, maka pasti masuk surga." 
  2. Dari Anas r.a., bahwa Nabi saw. telah bersabda, "Akan keluar dari neraka bagi orang yang mengucapkan, 'Laa ilaaha illallaah,' walaupun hanya sebesar satu butir iman di hatinya."
  3. Dari Abu Dzar, sesungguhnya Nabi saw. telah bersabda, "Telah datang kepadaku malaikat Jibril dan memberi kabar gembira kepadaku, bahwa barangsiapa yang meninggal di antara umatmu dalam keadaan tanpa mempersekutukan Allah, maka pasti akan masuk surga, walaupun dia berbuat  zina dan mencuri." Nabi saw. mengulangi sampai dua kali. 
Banyak hadis yang menunjukkan bahwa kalimat Syahadat memberi hak untuk masuk surga dan terlindung dari neraka bagi yang mengucapkannya (mengucap Laa  ilaaha  illallaah).  Maksudnya ialah, meskipun dia banyak berbuat dosa, dia tetap masuk surga, walaupun terakhir. Sedangkan yang dimaksud terlindung dari neraka ialah tidak selama-lamanya di dalam neraka, tetapi diazab terlebih dahulu karena perbuatan maksiatnya.


4. Pencatatan Administrasi Pindah Agama

Jika keputusan masuk Islamnya hendak dicatatkan secara resm administrasi negara, hendklah muallaf datang ke KUA (Kantor Urusan Agama) terdekat,
mengucapkan kalimat syahadat sebagai syarat masuk islam dengan membawa / mengisi  beberapa dokumen sebagai berikut:
1. Surat Pernyataan masuk Islam bermaterai
2. Fotocopy KTP dan KK sebanyak 3 lembar
3. Phas photo ukuran 3 x 4 sebanyak 3 lembar
4. Saksi beragama islam 2 orang
Nanti semua keperluan dan jawaban akan diuus, Akan ada prosesinya seperti akad nikah, setelah itu si muallaf akan  memperoleh identitas baru dan dapat piagam.
Proses/prosedur pencatatan ini tidak memakan waktu lama, secara teori hanya sekitar 30 menit-an, meliputi:
1. Mendaftar                                 ( 2 menit )
2. Verivikasi berkas                       ( 3 menit )
3. Ikrar masuk Islam                     ( 15 menit)
4. Pengetikan piagam                    ( 5 menit ).


5. Beberapa Alasan Mengapa Orang Masuk Islam

Sebuah lembaga survey di Eropa, Shannon Abulnasr, pernah mengadakan survey mengapa di dunia barat orang berbondong-bondong masuk islam, mereka hendak mencari penyebab dan alasannya. Dalam makesurvey.net. diperoleh data sebagai berikut:
  1. 30 persen ketika mereka bertemu dan berbicara dengan Muslim. Dari pertemuan ini, sebanyak 24.3 persen (17 orang) mengaku semakin tertarik mengetahui ajaran Islam. Dari salah seorang responden, kata Shannon, diketahui ia sempat bertemu dengan seorang Muslim yang diajaknya berhubungan suami-istri. Pria itu menolak dengan menyatakan dirinya seorang Muslim. Responden ini kemudian bertanya, apa dan mengapa seorang Muslim menolak berhubungan suami-istri, hal yang sangat biasa di dunia Barat.
  2. 27.1 persen responden menyatakan ajaran keesaan Tuhan merupakan solusi dan jawaban atas kebingungan dengan konsep Ketuhanan yang dipaparkan dalam ajaran agama terdahulu, "Monoteisme murni adalah konsep paling logis yang memudahkan kalangan non-Muslim memahami ajaran Islam," kata dia.
  3. 24 persen responden mengaku tertarik pada Islam ketika melihat seorang Muslim melaksanakan shalat, ibadah haji, dan masjid. "Salah seorang responden bahkan terkejut ketika dirinya tengah minum kopi dengan seorang Muslim, ketika waktu azan tiba, ia meminta izin kepada responden untuk melaksanakan shalat," kata Shannon, seperti dilansir onislam.net, Ahad (11/4).
  4. 17.1 persen responden mengaku tertarik pada Islam ketika membaca Alquran dan literatur terntang Islam. Ini terjadi, ketika mereka mendengar dan membaca pemberitaan negatif tentang Islam dan Muslim. 
Secara umum, kata Shannon, apa yang dipaparkan para responden menunjukkan kalangan non-Muslim sangat memperhatikan perilaku Muslim. Ini merupakan dakwah secara tidak langsung yang menarik perhatian mereka. "Saya kira ketika Allah memberikan hidayah, itu dimulai dengan bagaimana seorang Muslim berperilaku. Jadi, seorang yang akan menjadi Muslim karena perilaku dan tindakan umat Islam sendiri," kata dia.
Semoga bermanfaat.
                      ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ                            “Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Sumber:
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/14/05/11/n5d0li-lima-alasan-mualaf-tertarik-pada-islam
https://www.facebook.com/WeAreTheMuslim/posts/542429832462212
Dan sumber-sumber lain yang telah diedit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar