Minggu, 10 November 2013

Matahari Terbit Dari Barat Menandai Permulaan Terjadinya Kiamat Besar

 بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Meskipun waktu terjadinya hari Kiamat tidak ada yang mengethuinya, akan tetapi Allah memberitahukan kepada Rasul-Nya tentang tanda-tanda Kiamat tersebut, kemudian Rasulullah menyampaikannya kepada ummatnya. Para ulama membagi tanda-tanda tersebut menjadi dua, yakni tanda-tanda kecil dan tanda-tanda besar.
“Para ulama mengatakan, “Sesungguhnya iman seseorang itu tidak akan berguna bagi dirinya (yang belum beriman setelah itu) ketika matahari terbit dari barat, sebab pada waktu itu perasaan takut menghujam sangat dalam di hati yang mematikan segala syahwat dan nafsu dan seluruh kekuatan tubuh menjadi lemah. Maka keadaan mereka waktu itu ~ karena yakin  bahwa kiamat telah dekat ~ bagai orang yang sedang menghadapi sakaratul-maut, sudah tidak mempunyai motivasi lagi untuk berbuat maksiat. Maka orang yang bertaubat dalam keaadaan seperti ini tidaklah diterima taubatnya, seperti tidak diterimanya taubat orang yang menghadapi sakaratul maut”. 


1. Pengakuan NASA Bahwa Matahari Akan Terbit Dari Barat

Kebenaran ajaran Islam terus-menerus dibuktikan oleh penemuan demi penemuan ilmu pengetahuan. 1.400 tahun yang lalu, Rasulullah SAW sudah menyatakan dalam haditsnya bahwa kelak matahari akan terbit dari Barat sebagai bukti keagungan Allah SWT dan ciri-ciri kiamat sudah semakin dekat: ““Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu.” (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Dan riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Ibn Majah).
Matahari terbit dari Barat akan terjadi selama satu hari saja, kemudian tertutuplah pintu taubat. Setelah itu, gerakan matahari pun akan kembali seperti sebelumnya terbit dari timur sampai terjadinya kiamat. Ini sesuai dan dibenarkan oleh peneliti NASA dalam artikelnya .
"...Peristiwa matahari akan terbit dari barat sudah dibenarkan oleh salah seorang ilmuwan NASA melalui penelitiannya, Demitri Bolykov , yang menyebut pergerakan bumi tiap tahun bertambah cepat dan pada suatu saat akan mengakibatkan dua kutub magnet (poros) bumi berganti tempat. Bolykov menyebut “gerak” perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan.
Dan saat itulah matahari akan terbit (keluar) dari arah Barat Temuan itu terjadi saat Bolykov bergabung dalam sebuah penelitian yang dipimpin oleh Prof. Nicolai Kosinikov, salah seorang pakar dalam bidang fisika. Penelitian dilakukan pada sebuah sempel yang diuji di laboratorium untuk mempelajari sebuah teori tentang perputaran bumi dan porosnya. Peneliti ini merancang sebuah sempel berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan dan ditempatkan pada badan bermagnet yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus. Ketika arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut maka menimbulkan gaya magnet dan bola yang dipenuhi papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya......."

1. Tanda-Tanda Kiamat

1. Tanda-Tanda kecil kiamat; sudah terjadi sejak zaman dahulu dan akan terus terjadi, diantaranya: Wafatnya Nabi Muhammad saw.
  • Munculnya banyak fitnah.
  • Munculnya fitnah dari arah timur (Iraq).
  • Timbulnya firqah Khawarij.
  • Munculnya orang yang mengaku sebagai nabi.
  • Hilangnya amanah.
  • Diangkatnya ilmu dan merajalelanya kebodohan..
  • Banyaknya perzinaan.
  • Banyaknya orang yang bermain musik.
  • Banyaknya orang yang minum khamr (minuman keras) dan merebaknya perjudian.
  • Masjid-masjid dihias.
  • Banyak bangunan yang tinggi.
  • Budak melahirkan tuannya.
  • Banyaknya pembunuhan.
  • Banyaknya kesyirikan.
  • Banyaknya orang yang memutuskan sialturahim.
  • Banyaknya orang yang bathil.
  • Wafatnya para ulama dan orang-orang shalih.
  • Banyaknya orang yang belajar kepada Ahlul Bid'ah.
  • Banyaknya wanita yang berpakaian tapi telanjang.
  • dll.
2. Tanda-Tanda besar kiamat, sebagai petunjuk makin dekatnya hari kiamat:


2. Dalil Tentang Tetbitnya Matahari Dari Barat

Terbitnya matahari dari arah barat termasuk salah satu tanda hari kiamat besar yang telah tetap berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
1. Dalil Dari Al-Qur'an: Q.S. Al-An’am: 158
   هَلۡ يَنظُرُونَ إِلَّآ أَن تَأۡتِيَهُمُ ٱلۡمَلَـٰٓٮِٕكَةُ أَوۡ يَأۡتِىَ رَبُّكَ أَوۡ يَأۡتِىَ بَعۡضُ ءَايَـٰتِ رَبِّكَ‌ۗ يَوۡمَ يَأۡتِى بَعۡضُ ءَايَـٰتِ رَبِّكَ لَا يَنفَعُ نَفۡسًا إِيمَـٰنُہَا لَمۡ تَكُنۡ ءَامَنَتۡ مِن قَبۡلُ أَوۡ كَسَبَتۡ فِىٓ إِيمَـٰنِہَا خَيۡرً۬ا‌ۗ قُلِ ٱنتَظِرُوٓاْ إِنَّا مُنتَظِرُونَ١٥٨
Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka [untuk mencabut nyawa mereka], atau kedatangan Tuhanmu atau kedatangan sebagian tanda-tanda Tuhanmu . Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Tuhanmu tidaklah bermanfa’at lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia [belum] mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: "Tunggulah olehmu sesungguhnya kamipun menunggu [pula]." (158)
2. Dalil dari sunnah Rasulullah saw. 
لا تقوم الساعة حتى تطلع الشمس من مغربها، فإذا طلعت، فرآها الناس؛ آمنوا أجمعون، فذاك حين لا ينفع نفسًا إيمانُها لم تكن آمنت من قبل أو كسبت في إيمانها خيرً

Tidak akan datang hari Kiamat hingga matahari terbit dari barat. Dan apabila orang-orang melihatnya telah terbit dari barat, maka orang-orang di bumi beriman semuanya.Yang demikian it terjadi pada ketika:’Tidak berguna lagi iman seseorang yang belum beriman sebelum itu....(Q.S. Al-An’am: 158).[1].
Ada tiga hal yang apabila sudah keluar, maka tidak bermanfaat lagi iman seseorang yang belum beriman sebelumnya atau belum berusaha berbuat kebajikan dengan imannya itu; yaitu terbitnya matahari dari barat, Dajjal, dan binatang bumi.[2].

Muslim meriwayatkan dari Hudzafah bin Usaid radliyallaahu ‘anhu, bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda : 

إنها لن تقوم حتى ترون قبلها عشر آيات". فذكر الدخان، والدجال، والدابة، وطلوع الشمس من مغربها، ونزول عيسى ابن مريم صلى الله عليه وسلم....

Tidaklah tegak hari kiamat hingga kalian melihat sepuluh tanda-tanda sebelumnya, yaitu : Ad-Dajjaal, kabut (ad-dukhaan), ad-daabbah, terbitnya matahari dari arah barat, turunnya ‘Isa bin Maryam shallallaahu ‘alaihi wa sallam….”.[3].

Tafsir Ibnu Katsir. Di dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan, Imam Ahmad meriwayatkan dari 'Amir bin Jarir, ia mengatakan: "Tiga orang dari kaum muslimin duduk di sisi Marwan di Madinah, dan mereka mendengarnya berkisah tentang tanda-tanda (Kiamat) seraya mengatakan bahwa tanda yang pertama adalah munculnya Dajjal. Setelah itu, mereka pergi kepada 'Abdullah bin'Amr dan mereka menceritakan kepadanya tentang apa yang didengarnya dari Marwan tentang tanda-tanda Kiamat, Mendengar hal itu, 'Abdullah mengatakan, 'Marwan tidak mengatakan sedikitpun yang aku hafal dari Rasulullah saw. yang bersabda: 'Tanda -tanda Kiamat yang pertama kali muncul adalah matahari terbit dari tempat terbenamnya dan keluarnya binatang melata di waktu Dhuha. Manapun diantara keduanya yang muncul terlebih dahulu, maka yang lainnya menyusulnya. Kemudian 'Abdullah, - dan ia hafal beberapa kitab suci (seperti Taurat dan yang lainnya)- , ia mengatakan, "Aku menduga bahwa tanda yang pertama kali muncul adalah matahari terbit dari tempat terbenamnya. Sebab, setiap kali matahari terbenam, ia datang di bawah 'Arsy, lalu bersujud dan meminta izin untuk kembali. Allah pun mengizinkannya kembali, hingga ketika Allah  memerintahkannya untuk terbit dari tempat terbenamnya, maka ia melakukannya sebagaimana yang biasa dilakukan. Ia datang di bawah 'Arsy lal sujud dan minta izin untuk kembali, namun tdiak diberi jawaban sedikitpun. Lalu ia minta ijin lagi untuk kembali, namun tidak diberi jawaban sedikitpun. Hingga ketika sebagian malam telah pergi menurut kehendakNya dan ia tahu bahwa jika ia diizinkan untuk kembali, ia tidak sampai di tempat terbitnya, maka ia mengatakan, 'Wahai Rabb, betapa jauhnya timur dariku, siapa yang menjamin kebutuhan manusia akan aku terpenuhi. Hingga ketika ufuk menjadi seperti lengkungan, maka ia meminta izin untk kembali seraya dikatakan kepadanya, 'Tetaplah di tempatmu dan terbitlah.' Maka ia pun terbit kepada manusia dari sebelah barat." Kemudian 'Abdullah membaca ayat ini, " Tidak bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu." [4]. 

Demikianlah Allah menetapkan dan mengingatkan kepada hamba-Nya, semoga kita selalu diberikan kekuatan iman dan sifat agar terus istiqamah hingga ajal datang menjemput, amin...
                      ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ                
Sebarkan !!! insyaallah Bermanfaat
Sumber: 
Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah hal.303-304, Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Pustaka Imam Syafi'i.
Tafsir Ibnu Katsir (III/491-492) cet. Pustakan Ibnu Katsir.
***
[1].  (H.R. Bukhari no.4635, 4636 dan 6506; Muslim no. 157 (248); Abu Daud no.4312 dan Ibnu Majah no. 4068 dari Abu Hurairah r.a._
[2]. (H.R.Muslim no.158, Tirmidzi no. 3072, dari Abu Hurairah r.a.)
[3]. (Shahih Muslim, Kitaabul-Fitan wa Asyraathis-Saa’ah (18/27-28 – bersama Syarh An-Nawawiy).
[4]. (H.R. Ahmad II/201. 'Abdullah mengatakan demikian berdasarkan pengetahuannya dari kitab-kitab suci tersebut, yang dicetak tebal adalah arti hadits yang diriwayatkan pula oleh Muslim dalam Ash-shahih, Abu Daud dan Tirmidzi dalam as-sunan).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar