Selasa, 08 Oktober 2013

Lafadz, Bacaan Do'a Yang Berhubungan Dengan Berpakaian

 بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Pakaian adalah bahan tekstil dan serat yang digunakan sebagai penutup tubuh. Pakaian adalah kebutuhan pokok manusia selain makanan dan tempat berteduh/tempat tinggal (rumah). Manusia membutuhkan pakaian untuk melindungi dan menutup dirinya. Namun seiring dengan perkembangan kehidupan manusia, pakaian juga digunakan sebagai simbol status, jabatan, ataupun kedudukan seseorang yang memakainya. Perkembangan dan jenis-jenis pakaian tergantung pada adat-istiadat, kebiasaan, dan budaya yang memiliki ciri khas masing-masing. Pakaian juga meningkatkan keamanan selama kegiatan berbahaya seperti hiking dan memasak, dengan memberikan penghalang antara kulit dan lingkungan. Pakaian juga memberikan penghalang higienis, menjaga toksin dari badan dan membatasi penularan kuman.
Yang dimaksud baju atau pakaian adalah sesuatu yang melekat pada badan yang berfungsi menutup aurat baik laki-laki maupun perempuan.

1. Fungsi Pakaian Secara Umum dan Khusus

  1. Untuk menutup aurat. Menutup aurat yang baik adalah dengan menggunakan pakaian yang tidak memperlihatkan kulit bagian aurat, tidak memperlihatkan betuk tubuh yang menarik bagi lawan jenis, tidak tembus pandang, desainnya tidak menarik perhatian orang lain dan yang tidak kalah penting adalah nyaman digunakan. Untuk laki-laki tutuplah bagian pusar sampai ke lutut. Sedangkan untuk perempuan hanya boleh memperlihatkan wajah dan telapak tangan. Berikut ini adalah kegunaan, kelebihan, fungsi, kebaikan, manfaat  dari menutup aurat anda :1. Menghindarkan diri dari dosa akibat mengumbar aurat. 2. Menghindari fitnah, tuduhan atau pandangan negatif. 3. Mencegah timbulnya hawa nafsu lawan jenis maupun sesama jenis. 4. Mencegah rasa cemburu pasangan hidup kita. 5. Memberikan sesuatu yang spesial bagi suami atau isteri kita Buka-bukaanlah pada saat di depan suami atau istri kita saja. Orang yang demikian biasanya akan sangat dihargai dan disayangi oleh pasangan hidupnya. Terlebih lagi bisa menjaga kesucian dirinya hingga adanya pernikahan. Di depan orang lain yang bukan mahwam, aurat selalu terjaga dengan baik. 6. Melindungi diri kita dari berbagai tindak kejahatanBiasanya wanita yang auratnya terbuka adalah yang paling sering menjadi korban perkosaan maupun tindak kriminal lainnya seperti perampokan, penjambretan, hipnotis, dan lain sebagainya. Bandingkan dengan wanita bercadar yang tampil tidak menarik di mata penjahat karena penampilannya yang misterius membuat pelaku kejahatan enggan menjahatinya. 7. Menutupi aib rahasia yang ada pada diri kita. Jika ada cacat pada tubuh maupun kulit kita bisa kita tutupi dengan menggunakan pakaian yang tertutup sehingga tidak ada seorang pun yang tahu kecacatan yang terjadi pada diri kita. Jika diumbar di depan orang banyak ya sudah pasti orang-orang akan tahu cacat yang kita punya. 
  2. Sebagai perhiasanSesungguhnya Allah telah menurunkan kepada kita, pakaian untuk menutup aurat dan pakaian indah untuk perhiasan ... Sehingga fungsi pakaian ada 2, yakni sebagai penutup aurat dan sebagai perhiasan / keindahan .Kalau digabungkan dng pengertian pakaian takwa diatas, maka ... Pakaian yg dipakai manusia hendaknya: 1. Menutup aurat (laki2 dan perempuan berbeda dalam pengertian aurat) 2. Tidak memperlihatkan lekuk tubuh pemakai, karena ketatnya pakaian 3. Tidak memperlihatkan bentuk tubuh pemakainya, karena bahan yg transparan. 4. Tidak terlalu panjang atau berlebih, sehingga menyulitkan pemakai bergerak dan sulit unt beribadah . 5. Tidak memakai bahan yg mudah sobek / mudah robek . 6. Pakaian hendaknya mudah kering apabila basah terkena air, mengingat seorang muslim dianjurkan selalu bersuci dng air (wudlu dll) . 7. Tidak memakai bahan sutera bagi laki2 namun diperbolehkan bagi wanita . 8. Tidak memakai perhiasan emas bagi laki2 namun diperbolehkan bagi wanita . 9. Tidak memakai pakaian yg terlalu besar, sehingga menyulitkan unt bergerak dan tidak enak dipandang. 10. Tidak memakai pakaian yg terlalu sempit, karena dapat memperlihatkan bentuk tubuh . 11. Tidak memakai pakaian yg memakai bahan seperti karet yg melekat tubuh, karena dapat memperlihatkan bentuk tubuh . 
  3. Untuk perlindungan. 1. Melindungi tubuh dan kulit dari lingkunganDengan pakaian yang menutupi tubuh secara sempurna maka kita tidak akan merasakan kepanasan saat mentari bersinar terik, tidak merasakan kedinginan saat suhu sedang dingin. Begitu pun dengan debu dan kotoran akan terhalang mengenai kulit kita langsung sehingga kebersihan tubuh dapat tetap terjaga dengan baik. 2. Mencegah terkena penyakit dan gangguan kesehatanPenyakit-penyakit yang dapat muncul jika kita tampil terbuka auratnya di ruang terbuka adalah bisa seperti kanker kulit, kulit terbakar, kulit menjadi hitam, noda flek di kulit, dan lain sebagainya. Cegah penyakit dan gangguan kesehatan tersebut dengan memakai pakaian yang tertutup yang dapat melindungi tubuh dari faktor-faktor penyebab penyakit atau gangguan kesehatan tersebut. 
  4. Sebagai identitas. Menunjukkan diri sebagai bukan perempuan / laki-laki murahan. Menutup aurat adalah suatu identitas orang-orang Muslim dan muslimah yang baik. Ditambah lagi dengan perilaku yang baik dan sopan maka tidak mungkin ada orang yang mengatakan kita sebagai perempuan murahan atau pria murahan.

2. Adab Berpakaian

  1. Membaca doa
  2. Memulai dengan anggota badan yang kanan
  3. Tidak berlebihan
  4. Tidak sombong
  5. Jangan berdandan ala dandanan jahiliyah(membuka dada, membuka betis, busana ketat, tato wajah, cukur alis, cukur rambut dahi, kikir gigi).
  6. Jangan menyerupai pakaian laki-laki bagi perempuan dan menyerupai pakaian  perempuan bagi laki-laki.
  7. Jangan menyerupai pakaian golongan (agama) lainKeharaman mengenakan pakaian yang menyerupai pakaian orang-orang kafir didasarkan dari salah satu sabda Rasulullah SAW :مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ Siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk bagian dari kaum itu (HR. Abu Daud ). Selain itu juga ada hadits lainnya dimana beliau meminta para shahabatnya untuk berpenampilan lain yang tidak menyerupai orang-orang yahudi. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya orang-orang Yahudi tidak mau menyemir rambut, karena itu berbedalah kamu dengan mereka.(HR. Bukhari). Para ulama berpendapat bahwa kedua hadits ini adalah dasar dari keharaman seorang muslim dari berpakaian atau berpenampilan seperti layaknya seorang yang bukan beragama Islam.

3. Prinsip berpakaian muslimah

Prinsip berpakaian dalam islam dikenakan oleh seseorang sebagai ungkapan ketaatan dan ketundukan kepada Allah, kerena itu berpakaian bagi orang muslim maupun muslimah memiliki nilai ibadah. Maka dalam berpakaian seseorang harus mengikuti aturan yang ditetapkan Allah dalam Al Qur’an dan As-Sunnah. Seseorang tidak dapat menentukan kepribadiannya secara mutlak, karena dari pakaian yang digunakannya akan tercermin pengetahuan agama, kepribadian dan semangat menjaga ajaran agama.
Beberapa prinsip dasarnya adalah sebagai berikut:
1.Pakaian yang digunakan tidak ketat, tidak tipis, agar lekuk-lekuk tubuh tidak kelihatan.
2.Menutup aurat, bahan (kain) jangan tembus pandang (transparan)
3.Baju jangan dimasukkan ke celana panjang atau pakaian bawahan
4.Baju berada di bawah pantat
5.Tidak menyerupai pakaian laki-laki
6.Warna tidak mengundang perhatian orang lain/tidak menimbulkan rasa angkuh/ sombong bagi si pemakai.

4. Do'a Sewaktu Berpakaian 

  1. Diriwayatkan oleh Ibnus Sunni bahwa Nabi saw. bila mengenakan baju, kemeja, jubah atau serban, beliau mengucapkan: اَللّهُمَّ اِنِّيْ أَسْـأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرِمَاهُوَلَهُ,وَأَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّمَاهُوَلَهُ(Ya Allah aku mohon kepada-Mu kebaikannya, dan kebaikan dari apa yang diperuntukkan baginya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan apa yang diperuntukkan baginya.
  2. Dan diriwayatkan dari Mu'adz bin Anas, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Barang siapa yang memakai pakaian baru, lalu mengucapkan:             اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَسَانِيْ هَذَا (الثَّوْبَ) وَرَزَقَنِيْهِ مِن ْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّيْ  وَلاَ قُوَّةٍ  (Segala puji bagi Allah yang telah menutupi badanku dengan pakaian ini serta menganugerahkannya kepadaku tanpa daya dan tenaga daripadaku) maka Allah akan mengampunni dosa-dosanya yang terdahulu." Disamping itu dusunatkan pula membaca bismillah dan seterusnya, karena segala sesuatu yang tidak disebut padanya nama Allah, tidak akan sempurna.
  3. Doa Ketika Memakai Pakaian Lama; الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى كَسَانِى هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّى وَلاَ قُوَّ-Alhamdulillaahil Ladzii Kasaanii Haadzaa Wa Rozaqonihii Min Ghoiri Haulin Minnii Walaa Quwwah- Artinya : “Segala puji bagi Allah yang memberi pakaian ini kepadaku sebagai rezeki dari-Nya tanpa ada daya dan kekuatan dariku.”

5. Do'a Ketika Membuka Pakaian

  • Diriwayatkan oleh Ibnus Sunni dari Anas bahwa Rasulullah saw. bersabda: «سَتْرُ مَا بَيْنَ أَعْيُنِ الْجِنِّ وَعَوْرَاتِ بَنِي آدَمَ إِذَا وَضَعُوا ثِيَابَهُمْ أَنْ يَقُولُوا: بِسْمِ اللهِ» [المعجم الأوسط: حسن "Untuk menutupi aurat manusia dari penglihatan jin, bila seorang Muslim bermaksud hendak membuka pakaiannya, ialah dengan membaca:  بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ  (Dengan nama Allah yang tiada Tuhan selain Dia)." [Al-Mu'jam Al-Ausath: Hasan].
  • Apabila kita melepas baju/pakaian, hendaklah kita membaca: بِسْمِ اللهِ - Bismillah - “Dengan nama Allah.” (HR. At-Tirmidziy 2/505 dan lainnya, lihat Irwaa`ul Ghaliil no.49 dan Shahiihul Jaami’ 3/203).

6. Do'a Jika Memakai Pakaian Baru

  1. Diterima dari Abu Sa'id Khudri: "Jika Rasulullah saw. mengganti pakaiannya dengan yang baru, maka akan disebutnya namanya - apakah serban, kemeja atau baju luar - lalu diucapkannya: ' اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ كَسَوْتَنِيْهِ، أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرِ مَا صُنِعَ لَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّ مَا صُنِعَ لَهُ.“Ya Allah, hanya milik-Mu segala puji, Engkaulah yang memberi pakaian ini kepadaku. Aku mohon kepada-Mu untuk memperoleh kebaikannya dan kebaikan yang ia diciptakan karenanya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan kejahatan yang ia diciptakan karena-nya”. " (Riwayat Abu Daud, juga Turmudzi yang menyatakannya hasan).
  2. Diriwayatkan oleh Turmudzi dari Umar, bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda: "Barang siapa memakai pakaian baru, lalu mengatakan:اَلْحَمْدُ لِلَّهِ اَّلذِى كَسَانِى مَا أُوَارِى بِهِ عَوْرَاتِى وَأَتَجَمَّلُ بِهِ فِى حَيَاتِى (Segala puji bagi Allah yang telah memberiku pakaian guna menutupi auratku, dan untuk menghias diriku di waktu hidupku), kemudian diambilnya pakaiannya yang usang lalu disedekahkannya, maka ia akan berada dalam lindungan dan pemeliharaan Allah, serta selama hidup sampai matinya ia berada di jalan Allah."
  3. Ummu Khalid binti Khalid radhiyallahu 'anha berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam diberi pakaian yang punya corak berwarna hitam dan berkata: «مَنْ تَرَوْنَ نَكْسُوهَا هَذِهِ الخَمِيصَةَ» "Siapa yang kalian anggap pantas untuk pakaian ini?" Maka orang-orang terdiam. Kemudian Rasulullah bersabda:  «ائْتُونِي بِأُمِّ خَالِدٍ» "Datangkan kepadaku Ummu Khalid" Maka aku didatangkan kepada Rasulullah lalu memakaikanku pakaian itu dengan tangannya dan berdo'a: « أَبْلِيْ وَأَخْلِقِيْ » x2 "Semoga umurmu panjang memakai pakaian itu sampai usang dan rusak", diucapkan dua kali. [Sahih Bukhari].
  4. Abu Nadhrah (108H) rahimahullah berkata: Para sahabat Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- jika seseorang dari mereka memakai pakaian baru, dikatakan kepadanya:" تُبْلَى وَيُخْلِفُ اللَّهُ تَعَالَى "  "Semoga umurmu panjang sampai pakaian itu usang dan Allah menggantinya dengan yang lebih baik". [Sunan Abu Daud: Sahih].

7. Ucapan Kepada Orang Yang Berpakaian Baru

  1. Diterima hadits yang sah behwa Nabi saw. mengucapkan kepada Ummu Khalid - yakni setelah diberinya baju luar: "Abli' wa ahliqi (sampai saat lapuk usangnya). Sementara para sahabat mengucapkan: "Tabli wayukhlifullah'.(Bila lapuk, mudah-mudahan akan diganti oleh Allah)."lihat point 3 dan 4 di atas.
  2. Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melihat Umar memakai pakaian putih maka beliau bertanya: " ثَوْبُكَ هَذَا غَسِيلٌ أَمْ جَدِيدٌ " ؟ Pakaianmu ini baru dicuci atau baru dipakai? Umar radhiyallahu 'anhu menjawab: Tidak, tapi ia baru dicuci. Rasulullah berdo'a: الْبَسْ جَدِيْدًا، وَعِشْ حَمِيْدًا، وَمُتْ شَهِيْدًا "Semoga engkau memakai pakaian baru, hidup terpuji, dan mati syahid". [Sunan Ibnu Majah: Sahih]. Dalam riwayat lain; Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya:«أَجَدِيدٌ قَمِيصُكَ أَمْ غَسِيلٌ؟ » Pakaianmu ini masih baru atau sudah dicuci? Umar menjawab: Masih baru. [Sahih Ibnu Hibban].
  3. Dalam riwayat lain; Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya: " أَجَدِيدٌ ثَوْبُكَ أَمْ غَسِيلٌ ؟ " Pakaianmu ini masih baru atau sudah dicuci? Perawi mengatakan: Aku tidak tahu apa yang Umar jawabkan. Lalu Rasulullah berdo'a: " الْبَسْ جَدِيْدًا، وَعِشْ حَمِيْدًا، وَمُتْ شَهِيْدًا وَيَرْزُقُكَ اللهُ قُرَّةَ عَيْنٍ فِيْ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ"Semoga engkau memakai pakaian baru, hidup terpuji, mati syahid, dan Allah memberimu rezki yang menyenagkan mata di duni dan di akhirat". [Musnad Ahmad: Hasan].
                      ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ                                   “Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Sebarkan !!! insyaallah bermanfaat.
Sumber: 
Fikih Sunnah 4. Sayyid Saabiq.
www.darsonpiter.blogspot.com ; telah diedit untuk keselarasan.
http://umar-arrahimy.blogspot.com/2013/02/doa-berpakaian.html
http://tausyiahaditya.blogspot.com/2012/06/pakaian-takwa-adalah-pakaian-yang.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar