Minggu, 09 Juni 2013

Keluarnya Dajjal Si Penebar Fitnah Terbesar

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Salah satu tanda besar kiamat adalah keluarnya Dajjal, seorang anak Adam Yang mempunyai ciri-ciri yang jelas, akan dapat dikenali oleh setiap mukmin apabila ia telah keluar. Fitnah Dajjal adalah fitnah yang paling besar di muka bumi. Fitnah Dajjal merupakan fitnah yang paling besar sejak Allah ciptakan Adam sampai hari kiamat. Dajjal membawa dua sungai yang mengalir, salah satunya terlihat air putih, dan yang lainnya terlihat api yang menyala-nyala. Apabila seseorang mendapati hal itu hendaklah ia masuk ke sungai yang tampak api, pejamkan mata, tundukkan kepala, minumlah ! Itu adalah air yang sejuk. Dajjal mengaku sebagai rabb, menyuruh hujan untuk turun, lalu turun, menyuruh bumi untuk menumbuhkan tanaman, lalu tumbuh tanaman, menghidupkan orang mati dan yang lainnya sebagai fitnah bagi kaum Muslimin.

1. Ciri-ciri Dajjal:

Inilah ciri-ciri fisik Dajal berdasarkan keterangan beberapa hadits, sbb.:
1. Ciri wajah, tubuh, kaki, dan rambut. Dajjal adalah orang yang masih muda, wajahnya merah, tubuhnya pendek, kakinya bengkok, rambutnya keriting. Dari Nawas bin Sam'an, pada suatu hari Rasulullah Saw berbicara mengenai Dajjal. Kata beliau, ''Dajjal pemuda berambut keriting, matanya pecak (buta sebelah mata). Aku lebih condong mengatakannya serupa dengan Abdul Uzza bin Qathan. Barang siapa di antara kamu bertemu dengan dia, bacakan kepadanya permulaan suat Al-Kahfi. Dia akan muncul di suatu tempat yang sunyi antara Syam (Suriah) dan Irak, lalu merusakan ke kiri dan ke kanan. Wahai hamba Allah, karena itu teguhkan pendirianmu.
Tanya kami, ''Berapa lama dia tinggal di bumi?'' Jawab Rasulullah, ''Empat puluh hari, sehari seperti setahun, sehari seperti sebulan, sehari seperti sepekan, dan selebihnya seperti hari-hari kami sekarang.'' Tanya kami, ''Ya Rasulullah, ketika sehari seperti setahun, cukupkah kalau kami shalat seperti shalat kami sekarang?'' Jawab beliau, ''Tidak. Tetapi hitunglah bagaimana pantasnya.'' Tanya kami, ''Berapa kecepatannya berjalan di bumi?'' Jawab beliau, ''Seperti hujan ditiup angin(HR At-Tirmidzi).
2. Mata sebelah kanannya buta (menonjol keluar) bagaikan buah anggur yang mengapung. Dari Anas bin Malik: Bahwasanya Rasulullah saw bersabda: "Tidak ada seorang Nabipun kecuali telah memperingatkan ummatnya tentang Dajjal yang buta sebelah lagi pendusta. Ketahuilah bahwa Dajjal matanya buta sebelah, sedangkan Rabb kalian tidak buta sebelah. Tertulis di antara kedua matanya: ك ف ر (kafir)- yang bisa dibaca oleh setiap muslim." [1]
3. Ada daging tumbuh dan tulisan kafir. Di atas mata kirinya ada daging tumbuh dan tertulis di antar kedua matanya  ك ف ر  (kafir) dapat dibaca oleh setiap muslim yang bisa baca tulis ataupun tidak bisa baca tulis. Dari Huzaifah bin Yaman, Rasulullah bersabda, ''Dajjal matanya tertutup oleh selapis daging tebal. Antara keduanya tertulis (kafir) yang dapat dibaca oleh setiap mukmin, baik yang tahu baca tulis atau yang tidak.'' (HR Ibnu Majah). 
4. Mandul. Dajjal adalah seorang yang mandul tidak mempunyai anak.

2. Tempat keluarnya Dajjal

Dajjal akan muncul dari arah timur dari Khurasan (sekarang terletak di Iran timur) dengan diiringi 70.000 orang Yahudi Ashbahan (sebuah kota di tengah Iran). 
’Dajjal akan keluar dari muka bumi ini, di bagian timur yang bernama Khurasan”. (HR Tirmidzi). Dalam hadis lain, Rasulullah SAW bersabda, ‘’ (Pasukan yang membawa) bendera hitam akan muncul dari Khurasan. Tak ada kekuatan yang mampu menahan laju mereka dan mereka akhirnya akan mencapai Yerusalem, di tempat itulah mereka akan mengibarkan benderanya.’’ (HRTurmidzi).
Dalam kedua hadis itu tercantum kata ‘’Khurasan’’. Dr Syauqi Abu Khalil dalam Athlas Al-Hadith Al-Nabawi , mengungkapkan, saat ini, Khurasan terletak di ujung timur Laut Iran. Pusat kotanya adalah Masyhad.
Sejarah peradaban Islam mencatat Khurasan dengan tinta emas. Betapa tidak. Khurasan merupakan wilayah yang terbilang amat penting dalam sejarah peradaban Islam. Jauh sebelum pasukan tentara Islam menguasai wilayah itu, Rasulullah SAW dalam beberapa haditsnya telah menyebut-nyebut nama Khurasan. 
Letak geografis Khurasan sangat strategis dan banyak diincar para penguasa dari zaman ke zaman. Pada awalnya, Khurasan Raya merupakan wilayah sangat luas membentang meliputi; kota Nishapur dan Tus (Iran); Herat, Balkh, Kabul dan Ghazni (Afghanistan); Merv dan Sanjan (Turkmenistan), Samarkand dan Bukhara (Uzbekistan); Khujand dan Panjakent (Tajikistan); Balochistan (Pakistan, Afghanistan, Iran).
Kini, nama Khurasan tetap abadi menjadi sebuah nama provinsi di sebelah Timur Republik Islam Iran. Luas provinsi itu mencapai 314 ribu kilometer persegi. Khurasan Iran berbatasan dengan Republik Turkmenistan di sebelah Utara dan di sebelah Timur dengan Afganistan. Dalam bahasa Persia, Khurasan berarti ‘Tanah Matahari Terbit.’
Jejak peradaban manusia di Khurasan telah dimulai sejak beberapa ribu tahun sebelum masehi (SM). Sejarah mencatat, sebelum Aleksander Agung pada 330SM menguasai wilayah itu, Khurasan berada dalam kekuasaan Imperium Achaemenid Persia. Semenjak itu, Khurasan menjelma menjadi primadona yang diperebutkan para penguasa.
Pada abad ke-1 M, wilayah timur Khurasan Raya ditaklukan Dinasti Khusan. Dinasti itu menyebarkan agama dan kebudayaan Budha. Tak heran, bila kemudian di kawasan Afghanistan banyak berdiri kuil. Jika wilayah timur dikuasai Dinasti Khusan, wilayah barat berada dalam genggaman Dinasti Sasanid yang menganut ajaran zoroaster yang menyembah api.

3. Tempat-tempat yang dimasuki Dajjal

  • Dajjal berjalan di muka bumi dengan cepat seperti hujan yang ditiup angin. Ia masuk ke setiap nergeri kecuali Makkah dan Madinah karena (kedua kota itu) dijaga para Malaikat. 
  • Ketika ia tidak dapat masuk Madinah, maka kota Madinah berguncang tiga kali, lalu keluarlah orang kafir dan munafiq, kaum munafiq laki-laki dan permpuan (keluar) menuju Dajjal.
  • Dalam riwayat lain, keluarlah orang munafiq laki-laki dan perempuan, dan fasiq laki-laki dan perempuan menuju Dajjal, itulah Yaumul Khalash (hari pembebasan).
  • Di riwayat yang lain, Dajjal tidak dapat masuk ke empat masjid, yaitu: Masjidil Haram, Masjid Nabawy, Masjid al-Aqsha, dan Masjid ath-Thuur.
  • Dajjal berada di muka bumi selama 40 hari, sehari seperti setahun, sehari seperti sebulan, sehari seperti sepekan, dan sisanya seperti hari-hari biasa.


4. Penjagaan diri dari fitnah Dajjal


Dajjal akan dibunuh oleh Nabi Isa as. di Bab (pintu) Ludd (suatu desa di dekat Baitul Maqdis), di Palestina.  
Agar terhindar dari fitnah dan kebinatangan Dajjal, berikut ini ada beberapa tips yang insyaallah berguna, diantaranya:
1. Berlindung kepada Allah dari fitnah Dajjal, setiap selesai dari tasyahhud akhir setiap shalat.
Dari Abu Hurairah: Rasulullah saw. bersabda: "Apabila seseorang di antara kalian telah selesai tasyahhud akhir, maka berlindunglah kepada Allah dari empat hal: (1) dari adzab Jahannam, (2) dari adzab kubur, (3) fitnah hidup dan mati, serta (4) dari kejahatan (fitnah) al-Masih ad-Dajjal." [2]
Redaksi do'anya adalah sbb.:
                                         اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
" Ya Allah, aku berlindung kepada -Mu dari adzab Jahannam, dari adzab kubur, dari fitnah hidup dan mati, serta dari kejahatan fitnah al-Masih ad-Dajjal." [3].
2. Menghafal sepuluh ayat pertama dari surat al-Kahfi.
Dari Abu Darda': Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa yang hafal sepuluh ayat pertama dari surat al-Kahfi, dia terjaga dari  fitnah Dajjal." [4].
Dalam riwayat lain Rasulullah bersabda: " Barangsiapa di antara kalian yang mengetahui fitnah Dajjal, maka bacalah beberapa ayat pada awal surat al-Kahfi, karena sesungguhnya tu akan melindungi kalian daari fitnahnya (Dajjal)... [5]. 
Inilah redaksi 10 ayat pertama surah al-Kahfi dan terjemahannya
ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ عَلَىٰ عَبۡدِهِ ٱلۡكِتَـٰبَ وَلَمۡ يَجۡعَل لَّهُ ۥ عِوَجَاۜ (١) قَيِّمً۬ا لِّيُنذِرَ بَأۡسً۬ا شَدِيدً۬ا مِّن لَّدُنۡهُ وَيُبَشِّرَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ٱلَّذِينَ يَعۡمَلُونَ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ أَنَّ لَهُمۡ أَجۡرًا حَسَنً۬ا (٢) مَّـٰكِثِينَ فِيهِ أَبَدً۬ا (٣) وَيُنذِرَ ٱلَّذِينَ قَالُواْ ٱتَّخَذَ ٱللَّهُ وَلَدً۬ا (٤) مَّا لَهُم بِهِۦ مِنۡ عِلۡمٍ۬ وَلَا لِأَبَآٮِٕهِمۡ‌ۚ كَبُرَتۡ ڪَلِمَةً۬ تَخۡرُجُ مِنۡ أَفۡوَٲهِهِمۡ‌ۚ إِن يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبً۬ا (٥) فَلَعَلَّكَ بَـٰخِعٌ۬ نَّفۡسَكَ عَلَىٰٓ ءَاثَـٰرِهِمۡ إِن لَّمۡ يُؤۡمِنُواْ بِهَـٰذَا ٱلۡحَدِيثِ أَسَفًا (٦) إِنَّا جَعَلۡنَا مَا عَلَى ٱلۡأَرۡضِ زِينَةً۬ لَّهَا لِنَبۡلُوَهُمۡ أَيُّہُمۡ أَحۡسَنُ عَمَلاً۬ (٧) وَإِنَّا لَجَـٰعِلُونَ مَا عَلَيۡہَا صَعِيدً۬ا جُرُزًا (٨) أَمۡ حَسِبۡتَ أَنَّ أَصۡحَـٰبَ ٱلۡكَهۡفِ وَٱلرَّقِيمِ كَانُواْ مِنۡ ءَايَـٰتِنَا عَجَبًا (٩) إِذۡ أَوَى ٱلۡفِتۡيَةُ إِلَى ٱلۡكَهۡفِ فَقَالُواْ رَبَّنَآ ءَاتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحۡمَةً۬ وَهَيِّئۡ لَنَا مِنۡ أَمۡرِنَا رَشَدً۬ا (١٠)
Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab [Al Qur’an] dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya;(1) sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik, (2) mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya. (3) Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata: "Allah mengambil seorang anak". (4) Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan [sesuatu] kecuali dusta. (5) Maka [apakah] barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati sesudah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini [Al Qur’an]. (6) Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya. (7) Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjadikan [pula] apa yang di atasnya menjadi tanah rata lagi tandus. (8)Apakah kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan [yang mempunyai] raqim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan? (9) [Ingatlah] tatkala pemuda-pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua lalu mereka berdo’a: "Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami [ini]". (10)
3. Menjauhi tempat fitnah dan tidak mengikutinya.
4. Tinggal di Makkah dan Madinah.

Penjelasan:
  • Kemampuan Dajjal melakukan banyak hal, seperti: menghidpkan mayat yang telah dibunuhnya, menciptakan kemewahan dunia, sungai-sungai, surga dan neraka, memerintahkan langit untuk menurunkan hujan, memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tanaman, dll. itu semua adalah atas kehendak Allah.
  • Kemudian ia dilemahkan sehingga tidak mampu untuk membunuh seorangpun juga dan membatalkan perintahnya. Akhirnya terbunuh ditangan 'Isa bin Maryam .
  • Allah menguatkan orang-orang mukmin dari fitnah Dajjal.
Hasbunallahu wa ni'mal wakiiil - wallaahu 'alaa kulli syai'in qadiir.                                                                     ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ                              
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Sebarkan !!! insyaallah bermanfaat.
Sumber: 
Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah hal.2286-291, Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Pustaka Imam Syafi'i.
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/04/24/m2yhv3-khurasan-negeri-tempat-keluarnya-dajjal
http://beritaislam.mywapblog.com/mengenal-ciri-ciri-dajjal-menurut-rasulu.xhtml
***
[1].HR.Bukhari (no.7131, 7408), Muslim (no.2933). Abu Daud (no.4316, 4318), at-Tirmidzi (no.2245), Ahmad (III/103, 173, 276, 290).
[2]. HR. Muslim (no,588 (130).
[3]. HR.Muslim (no.588(158), dari Abu Hurairah.
[4]. HR.Muslim (no.809), dan Ahmad (IV/449).
[5]. HR.Muslim (no.2937(110), Abu Daud (no.4321), dari an-Nawwaas bin Sam'an al-Kilabi.

1 komentar:

  1. Sesungguhnya tiada apa yang berlaku di dunia ini kecuali dengan izin NYA jua. Ya Allah lindungilah kami semua dari Si Dajjal yang membawa fitnah.

    BalasHapus