Rabu, 29 Mei 2013

Munculnya Imam Mahdi Menjelang Kiamat Tiba

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Salah satu tanda kiamat yang besar adalah munculnya Imam Mahdi. Imam Mahdī (Arab الإمام المهدي, Al Imam al-Mahdī, Mehdi; "Seseorang yang memandu") adalah seorang muslim berusia muda yang akan dipilih oleh Allah untuk menghancurkan semua kedzaliman dan menegakkan keadilan di muka bumi sebelum datangnya hari kiamat. Dikatakan bahwa ia menjadi pemimpin yang jujur dan adil menggunakan harta kekayaannya yang berlimpah untuk kemajuan umat. Imam Mahdi sebenarnya adalah sebuah nama gelar sebagaimana halnya dengan gelar khalifah, amirul mukminin dan sebagainya. Imam Mahdi dapat diartikan secara bebas bermakna "Pemimpin yang telah diberi petunjuk". Dalam bahasa Arab, kata Imam berarti "pemimpin", sedangkan Mahdi berarti "orang yang mendapat petunjuk". Di akhir zaman akan muncul seorang laki-laki dari Ahlul Bait. Allah memberi kekuatan kepada agama Islam dengannya. Dia memerintah selama 7 tahun, memenuhi dunia dengan keadilan setelah (sebelumnya) dipenuhi oleh kezhaliman demi kezhaliman. Ummat di zamannya akan diberikan kenikmatan yang belum pernah diberikan kepada selainnya. Bumi mengeluarkan tumbuh-tumbuhaannya, langit menurunkan hujan, dan dilimpahkan harta yang banyak.

1. Siapakah Imam Mahdi itu ?

Orang ini mempunyai nama seperti nama Rasulullah saw. dan nama ayahnya seperti nama ayah Rasulullah saw. Jadi namanya Muhammad atau Ahmad bin 'Abdullah. Dia dari keturunan Fathimah binti Muhammad dari anaknya Hasan bin 'Ali ra. Diantara ciri-ciri fisiknya adalah lebar dahinya, dan mancung hidungnya.
Al-Hafizh Ibnu Katsir berkata: "Al-Mahdi akan muncul dari arah timur, bukan dari Sirdah Samira' sebagaimana disangka oleh kaum Syi'ah (Rafidhah). Mereka menunggu sampai sekarang, padahal persangkaan mereka itu adalah ingauan semata. pemikiran yang sangat lemah dan gila yang dimasukkan oleh syaithan. Persangkaan mereka tidak mempunyai alasan, baik dari Al-Qur'an maupun As-Sunnah, bahkan tidak sesuai dengan akal yang sehat. (lihat An-Nihaayah fil Fitan wal Malaahim , hal. 26, oleh Ibnu Katsir).

2. Dalil-dalil shahih tentang munculnya Imam Mahdi:

  1. Kesejahteraan Saat Imam Mahdi memimpin. Dari Abu Sa'id al-Khudri: Bahwa Rasulullah saw bersabda: "Al-Mahdi akan keluar di akhir kehidupan umatku, Allah akan menurunkan hujan kepadanya, sehingga bumi menumbuhkan tumbuh-tumbuhannya, diberikan kepadanya harta yang melimpah, sematkin banyak binatang ternak, dan pada saat itu ummat semakin mulia, dan ia memerintah selama 7 atau 8 tahun." [1].
  2. Berasal dari Keturunan Nabi saw. Dari Sahabat 'Ali: Bahwa Rasulullah saw bersabda: " Al-Mahdi berasal dari Ahlul Bait, Allah memperbaikinya dalam satu malam." HR.Ibnu Majah (no.4085), dan Ahmad (I/84).
  3. Pasti akan datang. Dari Ummu Salamah r.a., Bahwa Rasulullah saw bersabda: " Al-Mahdi berasal dari keturunanku, dari anak fathimah." [2].
  4. Dari 'Abdullah bin Mas'ud: Rasulullah saw bersabda: "Tidak akan lenyap atau tidak akan sirna dunia ini, hingga bangsa Arab dipimpin oleh seorang laki-laki dari keturunanku, yang namanya sama seperti namaku." [3].
  5. Pemimpin dari umat ini. Dari Abu Hurairah ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Bagaimana dengan kalian, apabila ('Isa) putra Maryam turun kepada kalian, sedangkan Imam kalian dari kalangan kalian?."[4].
  6. Menegakkan kembali khilafah Islam. Dalam sebuah hadits Nabi saw. mengisyaratkan bahwa Imam Mahdi pasti datang di akhir zaman. Ia akan memimpin ummat Islam keluar dari kegelapan kezaliman dan kesewenang-wenangan menuju cahaya keadilan dan kejujuran yang menerangi dunia seluruhnya. Ia akan menghantarkan kita meninggalkan babak keempat era para penguasa diktator yang memaksakan kehendak dan mengabaikan kehendak Allah dan Rasul-Nya dewasa ini menuju babak kelima yaitu tegaknya kembali kekhalifahan Islam yang mengikuti manhaj, sistem atau metode Kenabian. لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا يَوْمٌ لَطَوَّلَ اللَّهُ ذَلِكَ الْيَوْمَ حَتَّى يَبْعَثَ فِيهِ رجل مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي وَاسْمُ أَبِيهِ اسْمُ أَبِييَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا وَجَوْرًا Andaikan dunia tinggal sehari sungguh Allah akan panjangkan hari tersebut sehingga diutus padanya seorang lelaki dari ahli baitku namanya serupa namaku dan nama ayahnya serupa nama ayahku. Ia akan penuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan penganiayaan.(HR abu Dawud 9435).
  7. Panglima perang kaum Muslimin. Imam Mahdi akan berperan sebagai panglima perang ummat Islam di akhir zaman. Beliau akan mengajak ummat Islam untuk memerangi para Mulkan Jabriyyan (Para Penguasa Diktator) yang telah lama bercokol di berbagai negeri-negeri di dunia menjalankan kekuasaan dengan ideologi penghambaan manusia kepada sesama manusia. Bila Allah mengizinkan Imam Mahdi untuk menang dalam berbagai perang yang dipimpinnya, maka pada akhirnya ia akan memimpin dengan pola kepemimpinan berideologi aqidah Tauhid, yaitu penghambaan manusia kepada Allah semata. Banyak ghazawat (perang) akan dipimpin Imam Mahdi. Dan –subhaanallah- Allah akan senantiasa menjanjikan kemenangan baginya. تَغْزُونَ جَزِيرَةَ الْعَرَبِ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ فَارِسَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُثُمَّ تَغْزُونَ الرُّومَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الدَّجَّالَ فَيَفْتَحُهُ اللَّهُ Kalian perangi jazirah Arab dan Allah beri kalian kemenangan. Kemudian Persia (Iran), dan Allah beri kalian kemenangan. Kemudian kalian perangi Rum, dan Allah beri kalian kemenangan. Kemudian kalian perangi Dajjal,dan Allah beri kalian kemenangan.” (HR Muslim 5161). 
  8. Situasi tanda beliau diutus. Dalam sebuah hadits Nabi saw. memberikan gambaran umum indikasi kedatangan Imam Mahdi. Ia akan diutus ke muka bumi bilamana perselisihan antar-manusia telah menggejala hebat dan banyak gempa-gempa terjadi. Dan kedua fenomena sosial dan fenomena alam ini telah menjadi semarak di berbagai negeri dewasa ini. أُبَشِّرُكُمْ بِالْمَهْدِيِّ يُبْعَثُ فِي أُمَّتِي عَلَى اخْتِلَافٍ مِنْ النَّاسِوَزَلَازِلَ فَيَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan penuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.(HR Ahmad 10898).
  9. Didahului 3 peristiwa penting. Hadits berikut ini bahkan memberikan kita gambaran bahwa kedatangan Imam Mahdi akan disertai tiga peristiwa penting. Pertama, perselisihan berkepanjangan sesudah kematianseorang pemimpin. Kedua, dibai’atnya seorang lelaki (Imam Mahdi) secara paksa di depan Ka’bah. Ketiga, terbenamnya pasukan yang ditugaskan untuk menangkap Imam Mahdi dan orang-orang yang berbai’at kepadanya. Allah benamkan seluruh pasukan itu kecuali disisakan satu atau dua orang untuk melaporkan kepada penguasa dzalim yang memberikan mereka perintah untuk menangkap Imam Mahdi. يَكُونُ اخْتِلَافٌ عِنْدَ مَوْتِ خَلِيفَةٍ فَيَخْرُجُ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ هَارِبًا إِلَى مَكَّةَ فَيَأْتِيهِنَاسٌ مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ فَيُخْرِجُونَهُ وَهُوَ كَارِهٌ فَيُبَايِعُونَهُ بَيْنَ الرُّكْنِ وَالْمَقَامِوَيُبْعَثُ إِلَيْهِ بَعْثٌ مِنْ أَهْلِ الشَّامِ فَيُخْسَفُ بِهِمْ بِالْبَيْدَاءِ بَيْنَ مَكَّةَ وَالْمَدِينَةِ Akan terjadi perselisihan setelah wafatnya seorang pemimpin, maka keluarlah seorang lelaki dari penduduk Madinah mencari perlindungan ke Mekkah, lalu datanglah kepada lelaki ini beberapa orang dari penduduk Mekkah, lalu mereka membai’at Imam Mahdi secara paksa, maka ia dibai’at di antara Rukun dengan Maqam Ibrahim (di depan Ka’bah). Kemudian diutuslah sepasukan manusia dari penduduk Syam, maka mereka dibenamkan di sebuah daerah bernama Al-Baida yang berada di antara Mekkah dan Madinah.(HR Abu Dawud 3737).
  10. Wajib berbai'at kepadanya. Bila ketiga peristiwa di atas telah terjadi, berarti Ummat Islam di seluruh penjuru dunia menjadi tahu bahwa Imam Mahdi telah datang diutus ke muka bumi. Panglima ummat Islam di Akhir Zaman telah hadir.. . Dan bila ini telah menjadi jelas kita pun terikat dengan pesan Nabi saw. sebagai berikut: فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَبَايِعُوهُ وَلَوْ حَبْوًا عَلَى الثَّلْجِ فَإِنَّهُ خَلِيفَةُ اللَّهِ الْمَهْدِيُّ “Ketika kalian melihatnya (kehadiran Imam Mahdi), maka berbai’at-lah dengannya walaupun harus merangkak-rangkak di atas salju karena sesungguhnya dia adalah Khalifatullah Al-Mahdi.(HR Abu Dawud 4074).
Hadits-hadits ini menunjukkan bahwa Imam Mahdi adalah sebagai Imam kaum Muslimin pada waktu itu, termasuk Nabi Isa a.s. bermakmum kepadanya.
Hadaits-hadits tentang Imam Mahdi mutawttir.
                      ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ                             
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Sebarkan !!! insyaallah bermanfaat.
Sumber: 
Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah hal.283-285 Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Pustaka Imam Syafi'i.
http://www.eramuslim.com/suara-langit/kehidupan-sejati/tanda-tanda-kemunculan-imam-mahdi.htm#.VS3z29KUfWg
***
[1]. HR. Al-Hakim (IV/557-558).
[2].HR.Abu Daud (no.4284), Ibnu Majah (no,4086) dan al-Hakim (IV/557).       
[3].HR.At-Tirmidzi(no.2230), Abu Daud (no.4282) dan Ahmad (I/377, 430). Dalam riwayat lain disebutkan: "... Dan nama ayahnya seperti nama ayahku." (Shahiihul Jami'  ash-Shaghiir (no.5304).
[4], HR.Bukhari (nno.3449) dan Muslim (no.155/244)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar