Kamis, 30 Mei 2013

Mengusir Ketombe dari Kepala Kita

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Ketombe memang bukanlah penyakit kronis atau akut yang membahayakan kesehatan tubuh, tetapi kehadirannya di kulit kepala kita kerap menjadikan hidup jadi tidak nyaman. Rasa gatal yang panjang disertai    balasan untuk menggaruk kepala sering membuat kulit kepala malah lecet-lecet.
Konon ketombe bisa tumbuh subur di daerah yang beriklim tropis dengan kelembaban tinggi seperti negeri kita, Indonesia, penderitanya yang terbanyak adalah pria atau wanita usia 30 - 40 tahun-an. Penyakit dengan nama lain dandruff atau pitiriasis sika ini menyerang daerah kulit kepala yang berambut (scalp). Namun tidak semua kelainan kulit bersisik pada kulit kepala yang berambut disebut ketombe, sebab ada penyakit-penyakit kulit lain yang mirip dan terjadi di kulit kepala yang berambut seperti Psoriasis (terjemahan Indonesia-nya tidak ada), Tinea capitis (jamur pada kulit kepala), Dermatitis (eksem) seboroik.

1. Penyebab Ketombe

Penyebabnya adalah proses pelepasan lapisan kulit kepala bagian teratas (Stratum caneum) dari kulit kepala dalam waktu yang lebih cepat dan jumlahnya lebih banyak daripada biasanya. Normalnya kulit lapisan teratas ini akan melepaskan diri dari kulit secara periodik
kira-kira setiap 3 minggu, dan diganti oleh sel-sel dibwahnya. Proses pergantian kulit yang mati ini disebut keratinisasi.

Faktor-faktor pemicu pengelupasan  lapisan kullit lebih dini dan lebih banyak dari normal, antara lain:
  • Aktifitas kelenjar minyak kulit yang meningkat. 
  • Mikro-organisme di kulit yang normal seperti pititiosporum ovale, jumlahnya meningkat dan dapat memecah lemak kulit menjadi bahan yang dapat meng-iritasi terjadinya ketombe.
  • Makanan berlemak yang menyebabkan produksi minyak dari kelenjar minyak bertambah.
  • Ada zat atau bahan yang menempel pada kulit kepala seperti obat tertentu, sabun, sampo dan  minyak rambut yang merupakan media subur untuk pertumbuhan mikro-organisme.
  • Hormon tertentu yang dapat memacu keaktifan kelenjar minyak, seperti androgen.
  • Lain-lain seperti stress, genetik (keturunan) dan cuaca.


2. Pencegahan ketombe:


Tentu sesuai dengan kemungkinan penyebabnya, misalnya diet makanan rendah lemak dan karbohidrat, menghindari rokok, alkohol, sambal serta menjauhi pemakaian obat atau kosmetik tertentu (minyak rambut, sampo, sabun), disamping menjaga kesehatan kulit kepala sebaik-baiknya.

3. Pengobatan Ketombe :

1. Obat tempel dan minum 
  • Obat yang ditempelkan (topikal) antara lain obat-obatan penghilang rasa gatal dan radang yang mengandung koseroid. berupa sampo atau krim yang mengandung obat pembunuh.
  • Obat yang diminum (sismetik) adalah obat-obatan anti peradangan seperti korikosteroid, namun penggunaanya terbatas; obat antibiotik untuk infeksi dan anti-jamur, obat penenang untuk yang membutuhkan. Bisa juga diberikan obat hormonal (misalnya estrogen dan siproteron) untuk yang tidak sembuh terhadap pengobatan, serta tambahan vitamin seperti vitamin Brivoplavin, piridoksin, dll.
  • Tentang sampo; sampo dapat menjadi alat pengobatan, tetapi juga bisa menjadi penyebab timbulnya ketombe. Sampo biasa umumnya terdiri atas 50 - 70% air + 7 - 15% surfaktan/deterjen + 2 - 5% conditioner + 3 - 5% pembentuk busa, tapi untuk sampo anti ketombe biasa ditambahkan selenium sulfida, seng pirition, ter, keokonazol, dsb. Sampo bayi bisa dijadikan alternatif untuk orang-orang yang sensitif, sebab zat-zat seperti deterjen dan pembentuk busanya lebih rendah. Hal ini membuat mata tidak perih; aman bagi bayi - aman buat orang yang sensitif.
  • Jenis rambut kasar cenderung lebih subur ketombe pasalnya rambut kasar sering disertai dengan kondisi kelenjar minyak yang lebih aktif.


2. Pengobatan tradisional (herbal) dengan nanas, caranya:

Cara I: 
- Ambil 1 buah nanas muda lalu dikupas, dibuang "matanya." dan diparut.
- Lumatkan 12 helai daun galing (vitis trifolia L/daun kapialun), lalu campurkan.
- Diamkan 2 jam lalu saring dengan kain.
- Gunakan untuk membilas saat keramas,
- Ulangi sampai ketombe hilang.
Cara II :
- Nanas masak diparut dan diperas.
- Gosokkan airnya ke kulit kepala setiap malam sebelum tidur.
- Esok paginya baru keramas,

Mudah-mudahan bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar