Rabu, 03 April 2013

Do'a Mohon Keselamatan dan Tempat Tinggal Yang Cocok

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Tempat tinggal adalah tempat dimana kita dan keluarga melakukan aneka aktifitas rumah tangga; sementara lingkungannya akan terus menerus mempengaruhi pada kehidupan dan tatanan sosial yang bisa berpengaruh pada karakter dan kepribadian para penghuninya.
Lingkungan sangat berpengaruh bagi perkembangan karakter anak. Bila anak berada pada lingkungan yang baik maka akan dapat memberikan pengaruh yang baik pula bagi perkembangan karakter anak, dan begitu juga sebaliknya lingkungan yang tidak baik juga dapat memberikan pengaruh yang tidak baik bagi perkembangan karakter anak. Anda sebagai orangtua harus jeli dan pintar-pintar memilihkan lingkungan yang baik bagi anak Anda, karena akan menentukan perkembangan karakter anak Anda. Lingkungan ini dapat dimisalkan seperti lingkungan tempat Anda tinggal, lingkungan bermain anak Anda, ataupun lingkungan sekolah anak Anda.
Sebagai makhluk sosial, sejak dini memang sebaiknya anak kita kenalkan pada lingkungan masyarakat. Nah, karakter tiap-tiap kelompok masyarakat itu sendiri berbeda-beda, pasti ada yang baik dan ada yang buruk. Karena anak tidak mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, maka tugas Anda sebagai orangtualah yang mengarahkannya dan mendidiknya. Artinya, Anda harus tahu benar apakah lingkungan tempat anak Anda bergaul benar-benar steril untuk perkembangan karakternya atau tidak.
Lingkungan yang aman, nyaman, penuh kekeluargaan dan agamis akan lebih baik daripada lingkungan yang kotor, kacau dan tidak ada budaya kekeluargaan di tengah masyarakatnya. Lingkungan yang kita sangka baik belum tentu baik secara hakikatnya di mata Allah, sebaliknya lingkungan yang kita sangka buruk belum tentu buruk secara hakikat dimata Allah. Untuk itulah do'a mohon petunjuk dimana kita tinggal perlu dipanjatkan kepada dzat Yang Maha Tahu.


1. Tips Tata letak Rumah Islami.

Rumah idaman bagi setiap muslim adalah rumah yang mampu memberikan ketenangan batin dan juga yang mampu membawa penghuninya semakin dekat kepada Allah. Untuk merancang sebuah rumah islami, ada beberapa hal esensial yang perlu diperhatikan. Sehingga didapat sebuah desain rumah islami yang ideal, tidak hanya sekedar dekoratif saja. Hal-hal tersebut antara lain :
1. Desain rumah hendaknya tidak ditujukan untuk menunjukkan status sosial seseorang (kedudukan atau jabatan). Indah tapi tidak berlebihan atau glamour. Ramah terhadap lingkungan dan hubungan dengan tetangga terjaga dengan baik.
2. Dinding atau pagar sebaiknya tidak terlalu tinggi, sehingga membuat rumah terlingkupi dan terkesan sebagai benteng yang memutuskan hubungan dengan tetangga. Dengan catatan masih memenuhi fungsinya sebagai pengaman.
3. Pintu utama dan teras usahakan tidak diletakkan secara tegak lurus dengan ruang tamu. Sebaiknya disamping rumah. Hal ini dimaksudkan agar ketika tuan rumah membuka pintu, seorang tamu tidak langsung melihat isi rumah melainkan hanya sebagian kecil. Selain itu desain juga menjaga agar ketika ada seorang tamu dan tuan rumah dalam keadaan tidak siap menerima tamu (tidak berjilbab), aurat tuan rumah akan tetap terjaga. Hal ini juga menjaga dari pandangan orang iseng yang sambil lewat melonggok kedalam rumah.
4. Ruang tamu hendaknya tidak bersambung dengan ruang keluarga dan ruang – ruang lain dalam rumah sehingga aktivitas penghuni tidak bisa diketahui oleh tamu. Ruang tamu harus benar-benar dirancang supaya penghuni tidak merasa terganggu aktifitasnya dengan kedatangan tamu.
5. Kamar mandi usahakan mudah perawatannya sehingga kebersihannya tetap terjaga. Pilih bahan yang mudah dibersihkan dan tidak mudah ditumbuhi jamur atau lumut
6. Letak toilet tidak boleh menghadap kiblat, usahakan menghadap utara atau selatan.
7. Singkirkan hiasan berupa patung dan gambar manusia atau binatang akan menghalangi malaikat Rahmat untuk masuk kedalam rumah.
8. Sediakan sebuah ruang untuk tempat beribadah (mushola, untuk shalat – shalat sunnah) sekaligus sebagai tempat pembinaan bagi seluruh anggota keluarga. Ruang yang akan memberi ruh dan sumber cahaya ilahi bagi keluarga. 


2. Ayat al-Qur'an Tentang Tempat Tinggal 

1.Q.S. Al-Isra': 80
وَقُل رَّبِّ أَدۡخِلۡنِى مُدۡخَلَ صِدۡقٍ۬ وَأَخۡرِجۡنِى مُخۡرَجَ صِدۡقٍ۬ وَٱجۡعَل لِّى مِن لَّدُنكَ سُلۡطَـٰنً۬ا نَّصِيرً۬ا
                                                            Artinya: "Ya Tuhanku, masukkanlah aku secara masuk yang benar, dan keluarkanlah pula aku secara keluar yang benar. Dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan (pemimpin) yang menolong." (Al-Isra': 80).
2. Q.S. An-Nahl: 80-81
وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ بُيُوتِكُمْ سَكَنًا وَجَعَلَ لَكُمْ مِنْ جُلُودِ الأنْعَامِ بُيُوتًا تَسْتَخِفُّونَهَا يَوْمَ ظَعْنِكُمْ وَيَوْمَ إِقَامَتِكُمْ وَمِنْ أَصْوَافِهَا وَأَوْبَارِهَا 
وَأَشْعَارِهَا أَثَاثًا وَمَتَاعًا إِلَى حِينٍ
Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal dan Dia menjadikan bagi kamu rumah-rumah [kemah-kemah] dari kulit binatang ternak yang kamu merasa ringan [membawa]nya di waktu kamu berjalan dan waktu kamu bermukim dan [dijadikan-Nya pula] dari bulu domba, bulu onta dan bulu kambing, alat-alat rumah tangga dan perhiasan [yang kamu pakai] sampai waktu [tertentu]. (80)
وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِمَّا خَلَقَ ظِلالا وَجَعَلَ لَكُمْ مِنَ الْجِبَالِ أَكْنَانًا وَجَعَلَ لَكُمْ سَرَابِيلَ تَقِيكُمُ الْحَرَّ وَسَرَابِيلَ تَقِيكُمْ بَأْسَكُمْ كَذَلِكَ يُتِمُّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تُسْلِمُونَ
Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari apa yang telah Dia ciptakan, dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia jadikan bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas dan pakaian [baju besi] yang memelihara kamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan ni’mat-Nya atasmu agar kamu berserah diri [kepada-Nya]. (81)
Dalam surat Al-Mukminun ayat 29, Allah telah memberikan sebuah doa yang bisa kita panjatkan.
وَقُل رَّبِّ أَنزِلۡنِى مُنزَلاً۬ مُّبَارَكً۬ا وَأَنتَ خَيۡرُ ٱلۡمُنزِلِينَ
Dan berdo’alah: "Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat." (29).

3. Ibrahim Pernah Berdo'a Agar Makkah Jadi Kota Yang Diberkahi.

Q.S. Al-Baqarah: 126
وَإِذۡ قَالَ إِبۡرَٲهِـۧمُ رَبِّ ٱجۡعَلۡ هَـٰذَا بَلَدًا ءَامِنً۬ا وَٱرۡزُقۡ أَهۡلَهُ ۥ مِنَ ٱلثَّمَرَٲتِ مَنۡ ءَامَنَ مِنۡہُم بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأَخِرِ‌ۖ قَالَ وَمَن كَفَرَ فَأُمَتِّعُهُ ۥ قَلِيلاً۬ ثُمَّ أَضۡطَرُّهُ ۥۤ إِلَىٰ عَذَابِ ٱلنَّارِ‌ۖ وَبِئۡسَ ٱلۡمَصِيرُ 
Dan [ingatlah], ketika Ibrahim berdo’a: Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: "Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali".
Nabi Ibrahim a.s.  berdoa'a agar kota Mekah dan sekitarnya dijadikan sebagai kota yang aman, yakni keamanan yang berkesinambungan hingga akhir jaman, atau menganugerahkan kepada penduduk dan pengunjungnya kota yang aman dan tenteram. Kisah di dalam Al-Qur'an tersebut bukan mengajarkan agar berdo'a untuk keamanan dan kesejahteraan kota makah saja, tetapi juga mengandung isyarat tentang perlunya setiap muslim berdo'a untuk keselamatan dan keamanan wialayah tempat tinggalnya dan agar penduduknya memperoleh rezeki yang melimpah. Dua syarat di atas, rasa aman dari segala yang menggelisahkan  dan limpahan rezeki, merupakan syarat utama bagi suatu kota atau wilayah. Bahkan stabilitas kemanan dan kecukupan ekonomi merupakan nikmat yang menjadikan seseorang berkewajiban mengabdi kepada Allah.

4. Kisah Nabi Nuh Memohon Tempat Tinggal Yang Diberkahi


Surat Al-Mu'minun: 27-30
فَأَوۡحَيۡنَآ إِلَيۡهِ أَنِ ٱصۡنَعِ ٱلۡفُلۡكَ بِأَعۡيُنِنَا وَوَحۡيِنَا فَإِذَا جَآءَ أَمۡرُنَا وَفَارَ ٱلتَّنُّورُ‌ۙ فَٱسۡلُكۡ فِيہَا مِن ڪُلٍّ۬ زَوۡجَيۡنِ ٱثۡنَيۡنِ وَأَهۡلَكَ إِلَّا مَن سَبَقَ عَلَيۡهِ ٱلۡقَوۡلُ مِنۡهُمۡ‌ۖ وَلَا تُخَـٰطِبۡنِى فِى ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓاْ‌ۖ إِنَّہُم مُّغۡرَقُونَ 
27.  Lalu kami wahyukan kepadanya: "Buatlah bahtera di bawah penilikan dan petunjuk kami, Maka apabila perintah kami Telah datang dan tanur* Telah memancarkan air, Maka masukkanlah ke dalam bahtera itu sepasang dari tiap-tiap (jenis), dan (juga) keluargamu, kecuali orang yang Telah lebih dahulu ditetapkan (akan ditimpa azab) di antara mereka. dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim, Karena Sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.
 فَإِذَا ٱسۡتَوَيۡتَ أَنتَ وَمَن مَّعَكَ عَلَى ٱلۡفُلۡكِ فَقُلِ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِى نَجَّٮٰنَا مِنَ ٱلۡقَوۡمِ ٱلظَّـٰلِمِينَ
28.  Apabila kamu dan orang-orang yang bersamamu Telah berada di atas bahtera itu, Maka ucapkanlah: "Segala puji bagi Allah yang Telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zalim."
وَقُل رَّبِّ أَنزِلۡنِى مُنزَلاً۬ مُّبَارَكً۬ا وَأَنتَ خَيۡرُ ٱلۡمُنزِلِينَ 
29. Dan berdo’alah: "Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat." 
 إِنَّ فِى ذَٲلِكَ لَأَيَـٰتٍ۬ وَإِن كُنَّا لَمُبۡتَلِينَ
30.  Sesungguhnya pada (kejadian) itu benar-benar terdapat beberapa tanda (kebesaran Allah), dan Sesungguhnya kami menimpakan azab (kepada kaum Nuh itu).
yang dimaksud dengan tanur ialah semacam alat pemasak roti yang diletakkan di dalam tanah terbuat dari tanah liat, Biasanya tidak ada air di dalamnya. terpancarnya air di dalam tanur itu menjadi suatu alamat bahwa banjir besar akan melanda negeri itu.
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ 
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”           
Semoga Bermanfaat.
Sumber: 
1001 Tanya-Jawab Tentang al-Qur'an, Qasim Asyur
http://rumahbungas.blogspot.com/2014/09/bagaimana-memilih-rumah-menurut-aturan_75.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar